Rindu Menyiksa

Uci Lestiyana
Karya Uci Lestiyana Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 13 September 2016
Rindu Menyiksa

"Assalamu'alaikum by" aku berharap bisa mengatakannya langsung kepadamu.

ya, bertemu dan melihatmu yang masih menjadi angan angan semu bagiku. Entah sampai kapan rasa sakit karena rindu ini bertahan. Kuharap Tuhan menyampaikan rasa ini kepadamu.

"By, apa kabarmu? lagi ngapain?" kata itu yang selalu terlintas dalam kepalaku. Rasanya ku ingin berteriak meraung raung kesal dengan keadaan ini, keadaan dimana aku harus tersiksa menahan rindu. 

Oh, Tuhan aku tau ini sudah skenario-Mu, ini yang terbaik untukku dan lebih baik untukku. Aku yakin suatu saat nanti semua ini akan berakhir indah, walau penuh luka dan tangis, tetapi Tuhan tau nama yang sebenarnya aku butuhkan. 

Aku sadar takkan ada perpisahan jika tidak ada pertemuan, begitu Adilnya Engkau, hanya saja manusia terkadang di bukakan oleh keinginan semu. 

Aku hanya bisa berharap pada-Mu Tuhan, Jika Kau ijinkan aku bertemu kembali  dengan dia dan Engkau persatukan kami dalam ikatan yang sudah menjadi makhrom atau Engkau akan menggantikannya dengan seseorang yang jauh lebih baik darinya. Entahlah, biarkan ini menjadi rahasia Tuhan. Rahasia yang indah yang tak pernah terduga duga. 

Always pray to Allah Subhannahu Wa Ta'ala. 

  • view 198