Ayat-Ayat Riba

Suci Ayu Kurniah
Karya Suci Ayu Kurniah Kategori Renungan
dipublikasikan 16 Desember 2017
Ayat-Ayat Riba

 

Suatu sore adikku Putri diskusi soal KPR. Pas malamnya saya ngaji Al Baqarah dan ketemu dengan ayat-ayat ini. Al Baqarah 275-281.
Pengen nangiiis...
Saya sarankan ke putri untuk tidak belajar berurusan dengan hutang riba. Kalau mau berinvestasi beli lah tanah, dan bangun rumah sedikit demi sedikit. Janganlah hartamu kelak menyusahkanmu.
Kalau berurusan dengan hutang selama belasan hingga puluhan tahun, siapa yang bisa menjamin hidup bisa selama itu.
Harta tidak dibawa mati. Sedangkan hutang dibawa mati. Tanah tak mau menerima jasad yang berhutang. Celakanya lagi dosa riba dibawa sampai ke akherat. Dan balasannya kata Allah neraka dan kekal di dalamnya.
Kebanyakan kita menganggap sepeleh hal ini tapi memang kadar ketakutan setiap orang pada Tuhannya berbeda-beda. Bagi saya ini sangat mengerikan.

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemakan riba (rentenir), penyetor riba (nasabah yang meminjam), penulis transaksi riba (sekretaris) dan dua saksi yang menyaksikan transaksi riba.” Kata beliau, “Semuanya sama dalam dosa.” (HR. Muslim no. 1598).

Jika berpikir masa depan, mungkin kelak nilai uang akan menurun tetapi kebutuhan tetap akan bertambah dan terus bertambah dan tidak ada jaminan kita bisa kerja selamanya, bisa jadi kita sakit, kita dipecat, perusahaan kita kolaps, gaji kita diturunkan dan sebagainya. Dan kelak ketika berkeluarga kebutuhan jauh lebih besar, untuk pertumbuhan anak, pendidikannya.
Jangan berani mengambil resiko.
Saat kita berhutang, ujung-ujungnya pasti menyusahkan orang lain, dan saat kamu terbiasa berhutang, tidak ada kebutuhan yang kamu penuhi kecuali dengan hutang juga.
Investasilah di jalan yang sesuai syariah, asuransi syariah.
Selebihnya banyak-banyaklah bersedekah seperti ayat di surah ini. Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Karena rezeki tidak selalu harta. Rezeki bisa jadi keluasan, keberkahan, kelancara urusan, saat punya kebutuhan selalu ada pertolongan.
Jika ingin mewariskan harta pada anak cucu, janganlah libatkan mereka dengan hutang riba. Wariskan kepada mereka ilmu yang bermanfaat yang bisa dia pakai untuk menaklukkan dunia. Utamanya dengan Al Quran. Karena sekarang Al Quran bisa membawa anak mudah memperoleh beasiswa, mudah memperoleh pekerjaan, mudah keliling dunia.
Mungkin saran saya ini tidak berguna bahkan bertentangan dengan pelaku KPR, dan cicil-cicilan. Tapi karena pengalaman mengajarkan saya betapa hutang riba mengiris urat nadi meski tak berdarah.
Semoga Allah memberkatimu dengan rezeki yang luas dan jalan keluar yang lapang.
Semoga Allah menjadikan kita instiqomah untuk menjauhi riba apapun bentuknya. Aamiin

  • view 30