STORY OF RUKH

Holly Turquoise
Karya Holly Turquoise Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 20 Juli 2017
STORY OF RUKH

Vishal, pria kota yang modern, berparas tampan, berpendidikan serta memiliki banyak wawasan harus menikahi seorang gadis desa bernama Rukh yang tidak mengenal dunia luar dengan baik dan tidak memiliki selera fasion yang baik serta sangat jauh dari kriteria wanita idamannya. Hal itu dilakukannya tidak lain hanyalah untuk memenuhi janji orangtuanya kepada orangtua Rukh yang saat itu berjanji akan saling menikahkan anak-anak mereka.

Sebanarnya Vishal telah memiliki seorang kekasih idaman. Wanita itu bernama Tanya, ia adalah seorang gadis tepelajar, memiliki wawasan yang luas serta sangat sesuai dengan wanita idamannya. Sudah sejak lam Vishal menjalin hubungan dengan Tanya bahkan orangtua Vishal juga mengenal sosok Tanya hanya saja mereka sama sekali tidak menyukai Tanya yang selalu tampil dengan gaya kebaratan dan melupakan kebudayaannya.

Pada saat Vishal tahu tentang rencana pernikahnnya dengan Rukh ia lantas memberitahukan hal ini  kepada Tanya yang tentu saja hal ini membuat Tanya marah dan murka yang mana saat itu terjadi Vishal langsung meyakinkan Tanya jika pernikahan ini tidak berarti apapun baginya karena ia hanya mencintai Tanya. Setelah mendengar pernyataan itu Tanya mulai tenang dan mempercayai jika Vishal tidak akan meninggalkannya begitu saja.

Pernikahan itupun terjadi dengan begitu mewah, orangtua Vishal sangat senang karena mereka akhirnya Vishal resmi menikah dengan gadis pilihan mereka yang mereka yakini jika Rukh adalah wanita terbaik dan wanita yang tepat untuk putra mereka. Setelah upacara selesai Vishal dan Rukh lantas memasuki sebuah mobil yang akan membawa mereka ketempat tinggal mereka yang baru.

Barulah saat malam hari mereka tiba disebuah rumah yang megah, dimana disana mereka hanya akan tinggal berdua tanpa keluarga dari pihak siapapun. Rumah itu tidak lain adalah rumah milik Vishal yang ia dapatkan dari hasil kerja kerasnya selama ini. ketika mereka sampai Vishal langsung  bergegas keluar mobil tanpa memperdulikan Rukh yang masih berada didalam mobil. menyadari hal seperti itu Rukh hanya bisa menghela nafas dan menerimanya karena sebelumnya ia telah meyakinkan dirinya sendiri jika hal ini akan terjadi padanya terlebih saat ia tahu jika Vishal sama sekali tidak menginginkan pernikahan ini dan telah mencintai seseorang dalam hatinya.

Tidak lama setelah Vishal keluar dari mobil, Rukh juga keluar dari dalam mobil dan menyusul Vishal. Ketika itu Rukh mengikuti Vishal masuk kedalam kamarnya dan pada saat Rukh memasuki kamar ia melihat Vishal sedang membuka pakaiannya dan menggantinya dengan yang baru, pada saat hal itu terjadi Rukh dengan spontan menundukan kepalanya. Menyadari keberadaan Rukh, Vishal langsung mempercepat gerakannya dan langsung pergi meninggalkan Rukh setelah ia selesai mengganti pakaiannya.

Sesaat setelah Vishal keluar dari dalam kamarnya Rukh langsung mengambil pakaian Vishal yang tergeletak dilantai dan kemudian memindahkannya ketempat yang lebih baik. Saat itu Rukh merasa sangat sedih tapi kesedihannya itu tidak dapat ia bagi dengan siapapun. Kehidupa pernikahan seperti ini bukanlah sesuatu yang diinginkannya tapi demi kedua orangtuanya Rukh rela menerima pernikahan ini dan karena ia sudah terlanjur menjadi istri maka ia sudah berkewajiban untuk mencintai suaminya apapun yang terjadi.

Sementara itu Vishal memilih untuk kembali pergi meninggalkan rumahnya dengan mengendarai mobilnya menuju kediaman Tanya. Sewaktu Vishal tiba dikediaman Tanya ia langsung disambut oleh Tanya yang berpenampilan sangat sexy. Pada saat itu Tanya menyadari jika suasan hati Vishal sedang tidak baik lalu tanpa berfkir lagi Tanya langsung menyodorkan segelas Wine kepada Vishal yang kemudian Vishal langsung menenggaknya hingga habis.

“bagaimana pesta pernikahanmu?” tanya tanya sembari memegang lengan Vishal

“(menghela nafas) jangan bahas itu, aku merasa sangat sesak”

“bagaimana penampilan wanita itu, apa dia lebih cantik dariku”

“(menatap) tidak ada yang bisa menandingimu” ujar Vishal sembari mencium Tanya

“sekarang aku menjadi penasaran seburuk apakah penampilannya”

Dengan tatapan sinis dan penuh kesombongan Tanya menatap Vishal seolah mneremehkan penampulan Rukh.

“sekarang biarkan aku tidur, aku sangat lelah” ujar Vishal sembari berjalan menuju kamar

Vishal langsung merebahkan dirinya diatas tempat tidur milik Tanya. Pagi harinya ketika Vishal membuka kedua matanya ia melihat Tanya sedang bediri dihadapannya dengan segelas kopi ditangannya dan pada saat itu pul Vishal langsung mengulurkan tangannya yang kemudian langsung disambut oleh Tanya yang mana setelah itu Tanya langsung memeluk erat Vishal yang masih berada diatas tempat tidurnya.

Sementara itu hal yang berbeda terjadi pada Rukh, pada saat ia membuka matanya ia masih tidak melihat Vishal berada dihadapannya sejak dari semalam. Tapi meski begitu Rukh tetap mencoba untuk tenang.

Beberapa waktu berlalu, tak banyak yang berubah dari hubungan mereka. Vishal tidak pernah melirik ataupun memperdulikan Rukh yang selama ini telah berusaha untuk melakukan yang terbaik bagi Vishal. Suatu hari Tanya dan sahabat dekat Vishal yang bernama Roy datang ke kediaman Vishal secara tiba-tiba yang membuat Vishal terkejut sekaligus senang.

Mengetahui jika ada tamu yang berkunjung kerumahnya Rukh lantas menghampiri mereka, akan tetapi saat Rukh datang raut wajah Vishal langsung berubah tidak senang, sedangkan tatapan Tanya sangat tajam sehingga dia memperhatikan setap detail sesuatu yang dikenakan Rukh dan saat ia selesai menganalisis Tanya dengan spontan langsung tertawa mentertawakan penamplan Rukh yang sangat buruk.

“bisa kau ambilkan Wine untuk kami?” ujar Tanya

“maaf..?”

“wine apa kau tidak tahu Wine? Vishal selalu menyimpannya di laci dapur. Pergilah dan ambilkan Wine itu untuk kami”

Dengan semena-mena Tanya memerintahkan Rukh, sedangkan Vishal yang juga berada disana tidak melakukan apapun utnuk membela Rukh yang dipermalukan oleh Tanya. Selagi Rukh mengambilkan Wine untuk Tanya, pada saat itu pula Tanya memilih untuk bermesraan dengan Vishal tanpa peduli status pernikahan Vishal dengan Rukh.

Tidak berselang lama Rukh akhirnya kembali dengan Wine ditangannya, namun alangkah terkejutnya Rukh saat ia melihat sang suami sedang bermesraan dengan wanita lain. hatinya hancur dan seolah patah berkeping bahkan matanya tidak sanggup untuk menatap hal tersebut.

“berikan Wine itu padaku” ujar Roy

Setelah memberikan Wine itu Rukh memilih untuk pergi meninggalkaan tempat itu dan ditempat yang tidak diketahui Rukh menangis menahan rasa sakit dihatinya yang teramat sangat. Ia merasa jika dirinya tidaklah berarti apapun bagi Vishal bahkan Vishal sudi melakukan hal yang tidak pantas dihadapannya.

Tanpa disadari ternyata Tanya memergoki Rukh yang sedang menangis seorang diri. Saat itu Rukh mengatakan jika tindakan Vishal tidaklah salah karena Vishal tidak menyukai wanita yang sederhana.

“lihatlah penampilanmu! Kau sangat buruk bahkan lebih buruk dari bayanganku. Pantas saja Vishal tidak sudi melihatmu”

“(terdiam)”

“berusahalah semampumu untuk menarik hati Vishal” ujar Tanya dan bergegas pergi

Beberapa waktu kemudian…

Setelah Tanya dan Roy pergi, Rukh diminta Vishal untuk membersihkan ruang kerjanya. Ketika Rukh memasuki ruang kerja sang suami matanya langsung terpana ketika ia melihat begitu banyak foto Tanya dan kebersamaan mereka. Hal seperti ini tidak pernah diduga oleh Rukh sebelumnya. Tidak ingin memperdulikan hal seperti itu Rukh langsung mengerjakan tugas yang diberikan Vishal padanya.

Kemudian setelah ia menyelesaikan tugas itu ia kembali pergi menuju kamarnya, ketika berada didalam kamar ia melihat Vishal yang sedang merebahkan diri diatas tempat tidur. Dengan rasa ragu yang besar Rukh memberanikan dirinya untuk melontarkan pertanyaan kepada Vishal.

“apa yang kau sukai dari Tanya?” tanya Rukh

Mendengar pertanyaan itu Vishal langsung menatap Rukh dengan tajam lalu kemudian ia menjawab pertanyaan itu.

“ia cantik, berpendidikan, berwawasan dan juga modis. Sangat jauh berbeda denganmu. Apa kau ingin menyainginya? Kau tidak akan pernah bisa melakukannya jadi lupakan saja!” ujar Vishal

Sebuah pernyataan yang mematahkan semangat. Tanpa mengatakan sepatah katapun lagi Rukh langsung memilih untuk merebahkan diri dan memejamkan matanya.

Keesokan paginya..

Sesuatu yang berbeda dilihat oleh Vishal ketika ia membuka matanya. Sata itu ia melihat seorang wanita cantik sedang berias didalam kamarnya dan wanita itu tidak lain adalah Rukh yang tampil berbeda dengan pakaian modern.

“apa yang kau lakukan dengan pakaian itu?” tanya Vishal

“aku hanya mencobanya. Apa ini bagus?”

Untuk sesaat Vishal menatap Rukh tapi kemudian ia memalingkan wajahnya dan beranjak dari atas tempat tidurnya. Lalu pada saat Vishal hendak melewati Rukh ia tiba-tiba saja berhenti tepat dihadapan Rukh dan kemudian melepas ikatan rambut yang mengikat rambut Rukh hingga membuat rambut panjangnya tergerai.

“terlihat lebih baik” ujar Vishal dengan singkat

Vishal langsung pergi meninggalkan kamarnya, sementara itu Rukh langsung tersenyum bahagia setelah Vishal untuk pertama kalinya memujinya dengan penampilan barunya. Dengan penampilan barunya Rukh menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan oleh Vishal dan sejak saat itu Rukh memutuskan untuk tetap berpenampilan modern agar Vishal bisa merasa senang saat bersamanya.

Beberapa waktu berselang……

Suatu hari Vishal mengajak Rukh pergi bersama dengannya menemui beberapa rekan kerjanya, tidak hanya itu Vishal juga memberikan pakaian yang indah kepada Rukh untuk dikenakannya pada acara itu. Selama beberapa lama Vishal menungu sampai pada akhirnya Rukh keluar dari dalam kamar dengan penampilan yang sangat menawa hingga membuat Vishal terpesona namun meski begitu Vishal bersikap seolah tidak perduli. Selanjutnya mereka berkendara menuju tempat acara. Setibanya disana Visahl berpapasan dengan Tanya dan Roy.

“Vishal kenapa kau tidak mengajakku kemari? Kenapa Roy yang mengajakku kemari” ujar Tanya

“maafkan aku” ujar Vishal sembari memegang bahu Tanya

“lalu siapa yang kau bawa kemari?” tanya Roy

Tidak lama Rukh pun datang dari balik tubuh Vishal dengan penampilannya yang menawan yang membuat Tanya dan Roy terkejut dan terdiam tanpa bisa mengatakan sepatah katapun setelah mereka melihat penampilan Rukh yang sangat elegan. Disaat yang sama salah seorang rekan kerja Vishal datang menghampiri Vishal.

“Vishal kudengar kau sudah menikah? Lalu dimana istrimu?’

Vishal lantas melirik Rukh yang tampil elegan dengan gaun pemberiannya, rekan kerja Vishal pun tampak kagum melihat kecantikan Rukh. Lalu tidak lama istri dari rekan kerjanya menghampri Rukh dan mengajak Rukh untuk berbincang bersama dengan wanita-wanita lain.

Pada saat hal itu terjadi awalnya Tanya merasa sangat kesal namun kemudian kekesalannya itu berubah saat Rukh diajak berbincang bersama dengan wanita-wanita itu, saat itu Tanya merasa yakin jika Rukh tidak akan bisa menempatkan dirinya diantara wanita-wanita itu sehingga pada akhirnya Rukh akan mempernmalukan dirinya sendiri.

Namun siapa yang menyangka jika dugaan dan prediksi Tanya tidak mengenai sasaran karena ternyata Rukh sangat bisa menempatkan dirinya diantara wanita-wanita itu, ia bahkan bisa menandingi pembicaraan wanita-wanita itu yang membahas tentang wawasan seputar dunia sosial yang mana pada saat Vishal mendengar perkataan yang terucap dari mulut Rukh ia langsung terkejut sekaligus tidak menyangka. Sedangkan saat Tanya mengetahui hal itu ia langsung merasa kesal dan marah, merasa tidak terima jika Rukh bisa menandingi wanita-wanita itu.

Malam itu Rukh berhasil memebrikan kesan pertama yang baik kepada rekan kerja Vishal yang mana mereka langsung menyukai sikap dan pembawaan Rukh yang anggun. Setelah melewati pesta itu Rukh dan Vishal pun memutuskan untuk kembali.

Banyak perubahan yang terjadi pada Rukh setelah ia mengeluarkan apa yang selam ini disembunyikannya namun meski begitu Vishal masih saja bersikap dingin padanya. Vishal masih saja sering menghabiskan waktu bersama dengan Tanya bahkan ia sering mengajak Tanya berlibur dan membelikan sesuatu yang berharga tanpa ragu.

Suatu hari Vishal yang memiliki waktu senggang memutuskan untuk pergi menemui Roy dikediamannya tanpa memberitahukan kepada Roy terlebih dulu. Saat tiba dikediaman Roy tanpa merasa curiga Vishal berjalan memasuki rumah sang sahabat, akan tetapi hal yang tidak terduga dan tidak diharapkan terjadi dihadapan Vishal saat ia berada didalam rumah.

Saat itu Vishal mendengar Roy dan Tanya sedang berbincang tentang dirinya. Dalam perbincangan itu Vishal mendengar sebuah kebenaran dimana ternyata selama ini Tanya dan Roy telah  memanfaatkannya demi mencapai keinginan mereka dan hal yang lebih menyakitkan diketahui Vishal ketika ia tahu jika sebenarnya Roy dan Tanya memiliki sebuah hubungan khusus dibelakangnya.

Dengan amarah yang membara Vishal menghanpiri mereka yang membuat Roy dan Tanya terkejut. Tanpa segan Vishal langsung menghajar Roy tanpa ampun, sedangkan Tanya yang melihat hal itu berusaha untuk menghentikan Vishal agar tidak lagi menghajar Roy dengan berutal. Setelah ia menghajar Roy sampai Roy tidak bisa berbuat apapun, Vishal langsung beralih kepada Tanya. Dengan tatapan penuh amarah dan kekecewaan Vishal perlahan berjalan mendekati Tanya yang pada saat yang sama Tanya berjalan menghindari Vishal, lalu dengan spontan Vishal meraih Tanya yang mana hal itu membuat Tanya ketakutan.

“kenapa? Apa kau tidak merasa bahagia denganku? Aku akan memberikan apapun yang kau mau!!” ujar Vishal

“Vishal, lepaskan aku”

Dengan keras Vishal mendorong Tanya hingga tanya tersudutkan tanpa bisa menghindar dan pada saat itu Vishal mempertanyakan tentang tindakan Tanya padanya yang membuatnya sangat kecewa lalu dengan sangat keras Vishal memukul tembok yang berada disamping Tanya hingga membuat lengannya terluka.

Setelah melakukan itu semua Vishal memilih untuk kembali kerumah ketimbang harus tetap berada ditempat itu yang ia sendiri tidak tahu apa yang akan terjadi jika ia tetap disana. Ketika Vishal tiba dirumah ia langsung pergi menuju ruang kerjanya dan saat ia berjalan menuju ruang kerjanya ia melewati Rukh yang saat itu melihatnya dengan keadaan yang penuh amarah.

Karena merasa ingin tahu tentang apa yang terjadi Rukh memilih untuk mengikuti Vishal, akan tetapi saat ia melihat Vishal meluapkan amarahnya dengan melempar semua foto dirinya dan Tanya, Rukh memilih untuk tidak turut campur dalam masalah Vishal dan kemudian ia memilih untuk pergi meninggalkan ruang kerja Vishal.

Beberapa lama setelahnya…

Setelah meluapkan amarahnya Vishal keluar meninggalkan ruang kerjanya yang berantakan. Selanjutnya Vishal berjalan kearah dapur guna mengambil botol Wine, tanpa ragu Vishal menenggak botol Wine itu hingga membuatnya mabuk dan tidak bisa mengontrol dirinya sendiri.

Pada saat yang sama Rukh datang kedapur untuk mengambil segelas air minum namun pada saat itu ia melihat Vishal dengan botol Wine ditangan sembari terus memandanginya. Saat itu Rukh langsung berjalan perlahan dan menundukan kepala karena ia tidak ingin mengganggu Vishal dalam keadaan seperti itu.

Tapi tanpa diduga Vishal berjalan mendekati Rukh dan langsung memeluk Rukh dari belakang yang membuat Rukh merasa terkejut. Vishal yang tidak sadar karena pengaruh minuman itu lantas menyentuh tubuh Rukh dan menciuminya tanpa henti bahkan Vishal juga membuka pakaian Rukh saat ia membawa Rukh masuk kedalam kamar. Malam itu Vishal secara tidak sadar telah menyentuh Rukh dan memberikan hak Rukh sebagai seorang istri.

Keesokan harinya pagi-pagi sekali Rukh terbangun dari tidurnya dan langsung membersihkan diri. Beberapa saat setelahnya saat Rukh sedang merias diri disaat itu pula Vishal terbangun dari tidurnya dan mendapati tubuhnya hanya berbalutkan selimut, dengan wajah kondisi tersebut Vishal lantas menghela nafas dan memegang kepalanya sembari berfikir apa yang telah dilakukannya.

Tidak ada gairah dan semangat dalam diri Vishal saat itu karena masalah yang dihadapinya. Pagi itu Rukh menyiapkan sarapan untuk Vishal dan seperti biasa Vishal duduk dimeja makan untuk menikmati sarapannya, disaat yang sama tiba-tiba saja seseorang datang dan langsung menghampiri Vishal yang sedang duduk dimeja makan.

Orang itu tidak lain adalah Tanya yang mana pada saat itu ia datang untuk meminta maaf kepada Vishal, ia meminta agar Vishal tidak meninggalkannya.

“aku hanya dimanfaatkan oleh Roy, tapi sungguh aku benar-benar sangat mencintaimu Vishal” ujar Tanya

Mendengar perkataan Tanya, Rukh langsung memejamkan matanya karena hatinya merasa sakit. Sementara itu Vishal langsung menepis tangan Tanya yang sedang memegangnya dan pada saat itu pula Vishal mengatakan jika ia sudah tidak ingin lagi memiliki hubungan dengan Tanya.

Pernyataan Vishal itu membuat Tanya semakin menjadi-jadi memohon agar Vishal tidak meninggalkannya. Namun karena Vishal sudah terlanjur kesal ia langsung menyeret Tanya keluar dari rumahnya. Melihat hal itu Rukh dibuat sangat terkejut.

Dengan begitu kasarnya dan melupakan rasa cintanya Vishal melempar Tanya keluar daru rumahnya akan tetapi pada saat Vishal hendak kembali masuk kedalam rumah tiba-tiba saja Roy datang dan lamngsung menghantamkan kursi kayu yang kearas kearah Vishal hingga dengan spontan Vishal terjatuh dan tidak bisa melakukan apapun. Seusai melakukan itu Roy langsung bergegas pergi sembari menggenggam tangan Tanya.

Sementara itu disaat yang sama Rukh langsung berteriak dan berlari menghampiri Vishal yang tergeletak dilantai. Dengan air mata yang menetes Rukh menggenggam tangan Vishal dan pada saat itu juga Vishal menatap Rukh yang tengah merasa khawatir.

Selanjutnya Rukh langsung membawa Vishal kerumah sakit setelah sebelumnya ia memanggil ambulance. Ketika Vishal tiba dirumah sakit ia langsung mendapat perawatan dari para dokter yang dengan cepat menanganinya. Sedangkan Rukh yang menunggu diluar merasa sangat khawatir jika sesuatu terjadi pada suaminya.

Beberapa hari kemudian..

Setelah menjalani perawatan dirumah sakit kini Vishal diperbolehkan pulang, ia diantar oleh ambulance hingga tiba didepan rumahnya. Saat tiba dan pintu ambulance terbuka Vishal melihat Rukh sudah berdiri didepannya, lalu dengan segera petugas ambulance memindahkan Vishal keatas kursi roda lantaran kini Vishal mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya akibat pukulan keras yang diterimanya.

Ketika Vishal telah dipindahkan keatas kursi roda Rukh lantas mendorongnya dan membawa Vishal masuk kedalam rumah. Rukh merawat Vishal dengan sangat baik ia bahkan selalu menyediakan kebutuhan Vishal setiap waktunya. Sementara itu saat Vishal mendapat perlakuan yang baik dari Rukh ia merasa sangat menyesal karena telah bertindak buruk pada Rukh sebelumnya.

Suatu hari Vishal melihat Rukh yang sedang kesulitan mengenakan pakaiannya, selama beberapa lama Vishal menatap Rukh sampai pada akhirnya dia memutuskan untuk bergerak kearah lemari dan mengambilkan pakian baru untuk Rukh, kemudian Vishal memberikan pakaian itu kepada Rukh.

“pakailah apa yang membuatmu nyaman…”

“(menatap)”

Perlahan Rukh mengambil pakaian itu dari tangan Vishal lalu kemudian ia bergegas untuk mengganti pakiannya. Pakaian yang diberikan Vishal adalah pakaian yang biasa dikenakan Rukh sebelumnya, Vishal menyadari jika sebenarnya Rukh tidak pernah nyaman dengan gaya pakaiannya yang baru.

Setelah selesai mengganti pakaiannya Rukh mengajak Vishal untuk berjalan-jalan ditaman rumah. Saat menemukan tempat yang tepat Rukh membiarkan Vishal menikmati seganya udara ditaman selama beberapa saat baru kemudian ia memutuskan untuk memijat kaki Vishal. Tanpa ragu Rukh menyentuk kaki Vishal yang membuat Vishal sedikit terkejut.

Dengan telaten Rukh memijat kaki Vishal. Selagi Rukh memijat kakinya Vishal terus saj menatap Rukh dan kemudian ia membelai kepala Rukh. Rukh menatap wajah Vishal sembai tersenyum lalu kemudian Vishal meraih Rukh dan memeluknya.

Beberapa bulan lamanya Rukh dengan sabar dan telaten merawat Vishal hingga tumbuh benih cinta dihati Vishal untuk Rukh. Saat itu Vishal baru menyadari jika Rukh tidaklah seburuk yang ia kira dan selama beberapa bulan itu Vishal mulai membuka diri untuk Rukh bahkan kini ia bisa tertawa bersama dengan Rukh tanpa merasa jika mereka saling berbeda.

Setiap  hari Rukh habiskan waktu bersama dengan Vishal, ia bahkan sering mengajak Vishal melakukan sesuatu hal agar mereka berdua tidak merasa jenuh. Terkadang mereka tertawa bersama dengan lepas melupakan semua masalah yang ada.

Suatu malam ketika Rukh dan Vishal hendak beristirahat Rukh terlebih dulu membasuh kaki Vishal. Pada saat Rukh melakukan hal itu Vishal mengatakan sesuatu hal yang membuat Rukh terdiam.

“tidak ada satupun yanng peduli padaku, disaat aku seperti ini mereka semua pergi menjauh” ujar Vishal sembari berkaca-kaca

“aku selalu melakukan yang terbaik agar mereka tetap berada disampingku tapi itu semua tidak berhasil” sambung Vishal

Rukh menatap dan kemudian ia menggenggam tangan Vishal.

“ aku adalah milikm, aku akan selalu ada disampingmu dan hanya akan pergi jika kau yang meminta”

Setelah mendengar perkataan Rukh, Vishal langsung memeluk Rukh dengat erat sembari mengatakan jika ia tidak akan penah membiarkan Rukh pergi darinya seperti yang lain. lalu setelah itu Rukh langsung merebahkan dirinya dan tertidur dalam pelukan Vishal.

Keesokan harinya Rukh memutuskan untuk melatih kemampuan berjalan Vishal setelah sebelumnya Vishal menunjukan kemajuan pada kedua kakinya. Dengan susah payah Rukh membantu Vishal berdiri dari kursi roda dan memapahnya berjalan, kini giliran Vishal yang harus berjalan sendiri tanpa bantuan Rukh.

Pada awalnya Vishal menolak melakukan hal itu karena ia tahu jika dirinya tidak akan pernah bisa berdiri sendiri lagi namun Rukh meyakinkan Vishal sampai pada akhirnya Vishal setuju untuk berjalan sendiri. Percobaan pertama Vishal terjatuh dan tersungkur dalam beberapa langkah yang pada saat itu terjadi Rukh langsung berlari menghampiri Vishal dan memegang kakinya guna memastikan tidak ada luka.

“sakali lagi…” ujar Rukh

Rukh kembali membantu Vishal untuk berdiri dan kemudian ia melepaskan Vishal untuk dapat berdiri dan berjalan sendiri. Saat itu Vishal mampu melangkah lebih banyak dari sebelumnya, Rukh yang berada dihadapannya langsung mengulurkan tangannya agar Vishal bisa meraihnya dan berpegangan padanya. Saat Vishal berhasil memegang tangan Rukh tiba-tiba saja ia sedikit kehilangan keseimbangannya yang membuat Rukh harus menahan tubuh Vishal agar tidak terjatuh.

Sembari berpegangan pada Rukh, Vishal tertawa lepas menyadari jika ia bisa berjalan lagi dan begitupun dengan Rukh yang juga ikut tertawa. Dengan rasa bahagianya itu Vishal memeluk Rukh yang membuat Rukh terkejut sekaligus senang. Lalu dengan penuh semangat Vishal melatih kemampuannya berjalan lagi sampai setelah beberapa minggu akhirnya Vishal bisa kembali berjalan dengan normal dan karena hal itu pula ia sangat berterimakasih kepada Rukh karenanya ia kini bisa kembali berjalan.

Mulai dari sejak saat itu mereka berdua hidup bahagia dengan saling mencintai satu sama lain. Vishal selalu menyempatkan waktunya untuk bisa berduaan bersama dengan Rukh. Suatu hari Rukh menaiki sebuah kursi untuk melihat sebuah sarang burung yang didalamnya terdapat beberapa anak burung. Perlahan Rukh melihat burung-burung kecil itu dan menghitungnya tapi tiba-tiba saat ia sedang asik melihat burung-burung itu kursi yang dinaikinya bergoyang yang membuat Rukh kehilangan keseimbangannya.

Sesaat sebelum Rukh terjatuh Vishal dengan cepat menangkap Rukh hingga Rukh terjatuh dipangkuannya. Vishal tertawa melihat hal itu yang kemudian hal itu membuat Rukh merasa malu dan menyembunyikan wajahnya. Selanjutnya Vishal menurunkan Rukh dari pangkuannya dan membawa Rukh berkeliling taman Rumah yang luas yang pada saat itu sedang dilakukan perbaikan.

Sembari menggenggam tangan Rukh, mereka berjalan-jalan bersama. Pada suatu waktu Vishal membawa Rukh salah satu pekarangan bunga yang ada dirumahnya dan pada saat itu Rukh terlihat senang dan tersenyum bahagia, pada saat itu pula Vishal merangkul Rukh dan menciumnya.

Banyak hal yang dilewati Rukh dan Vishal bahkan hampir diseluruh bagian rumah Rukh dan Vishal selalu menciptakan kenangan manis bersama. Kini Rukh menjadi satu-satunya orang yang dicintai Vishal melebihi dirinya sendiri.

Bebarapa bulan kemudian…

Suatu hari Vishal mendapat undangan dari rekan kerjanya, ia dan Rukh diundang untuk menghadiri pesta perayaan yang cukup besar. Dengan bangga dan senang Vishal membawa Rukh bersamanya kepesta itu. Namun siapa yang menduga jika pesta yang awalnya untuk sebuah kebahagiaan dan kesenangan beubah menjadi kisah pilu dan tragis.

Hal ini bermula pada saat Vishal secara tak sengaja melihat Tanya dan Roy juga berada dipesta itu, saat itu ia berusaha semampu mungkin menahan amarahnya setelah Rukh meminta Vishal untuk tidak tepancing emosi. Ketika itu Rukh menyadari kemarahan Vishal pada mereka berdua tidak akan hilang begitu saja maka dari itu Rukh sellau memegang tangan Vishal kemanapun Vishal pergi.

Namun pada suatu waktu Tamya dengan lancangnya memancing amarah Vishal dengan menghina Rukh didepan semua orang dan pada saat itu terjadi Vishal telah menatap tajam Tanya yang menandakan jika ia sudah kehilangan kesabarannya hanya saja pada saat itu Rukh terus menerus meminta Vishal untuk mengendalikan dirinya dan mengajak Vishal untuk pergi dari pesta itu. akan tetapi Vishal yang sudah tidak tahan akan hinaan Tanya kepada istrinya langsung menghampiri Tanya dan menamparnya sembari mengatakan agar Tanya menutup mulutmya.

Sikap tanya yang angkuh membuatnya terus bertindak dengan memancing emosi Vishal. Rukh yang melihat kemarahan Vishal lantas menghampirinya untuk mengajak Vishal pulang.

“dengar Rukh kau sudah membuat Vishal dipermalukan disini. Apa kau tidak menyadari itu” ujar Tanya

“cukup Tanya!” tegas Vishal sembari menarik Tanya menjauh dari Rukh

Akan tetapi tanpa disadari oleh semua orang Roy datang dengan membawa senjata api ditangannya, ia mengarahkan senjata api itu kearah Vishal sampai pada suatu ketika seseorang menyadari hal itu dan langsung bertindak untuk menjauhkan senjata api itu dari Roy.

Ketika pria itu berusaha mengambil sanjata api dari tangan Roy tiba-tiba saja tanpa sadar Roy menarik pelatuknya kearah yang tidak menentu dan suara letusan itu membuat Vishal terkejut. Disaat yang sama Rukh langsung terjatuh lemas karena ternyata peluru itu mengenai tubuh Rukh.

Menyadari akan hal itu Vishal langsung berlari kerah Ruk dan memangkunya. Dengan penih kekhawatiran Rukh meminta seseorang untuk memanggil ambulance. Ditengah kepanikan beberapa orang mencoba untuk menahan Roy hingga polisi datang.

Selagi menunggu ambulance datang, Vishal terus saja memegang erat Rukh yang sudah berlumuran darah.

“Rukh..”

“tidak apa-apa” ujar Rukh dengan terbata-bata

“aku ingin pulang”

Vishal memegang wajah Rukh dan kepanikan Vishal bertambah saat Rukh tiba-tiba mengeluarkan darah dari mulutnya dan kondisi Rukh semakin memburuk.

“jangan katakan apapun” ujar Vishal

Tak lama Rukh mulai kesulitan bernapas, saat itu Vishal menatap dan mendekap Rukh dengan penuh kecemasan.

“aku mohon bertahanlah, aku mohon”

Tatapan Rukh hanya tertuju pada Vishal dan saat ia melihat air mata jatuh dari mata Vishal dengan kekuatan yang ada Rukh menghampus air mata itu namun tidak lama setelah itu Rukh kehilangan nyawanya.  Vishal terkejut ia menatap Rukh yang sudah tidak bernyawa dipangkuannya. Kesedihan dan air matanya tidak lagi dapat ditahannya, ia menangis sembari memeluk jasad Rukh.

Malam itu adalah malam yang tragis, dimalam itu Vishal kehilangan orang yang sangat dicintainya bahkan karena kematian Rukh yang membuat Vishal sangat terpukul kini Vishal hidup menyendiri dan hanya hidup bersama dengan kenangan Rukh didalam rumahnya.

 

  • view 37