Izinkanlah walau sebentar

Triska Saragi
Karya Triska Saragi Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 06 Desember 2016
Izinkanlah walau sebentar

ﺍﻟﺴﻠﺎﻡ ﻋﻠﻴﻜﻢ ﻭﺭﺣﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺑﺮﻛﺎ ﺗﻪ

#Memory

Jakarta, 2 Juli 2016

 

Dear Bapak/Ibu,

Hari ini kami,

Tak mampu membendung air mata itu jatuh lagi,

Tak mampu mengalihkan pembicaraan untuk itu,

Tak mampu memberikan tawa dan senyuman lebih lama,

Dan..

Tak akan pernah mampu menggantikan sosok Putra/Putri yang begitu hebat..

 

Tapi,

Izinkanlah kami memberikan tawa dan senyum walaupun sebentar,

Izinkanlah kami memeluk Bapak/Ibu walau hanya sekedar menghangatkan hati,

Karena,

Kami dengar masih menanti kehadiran..

Kami dengar sangat merindukan..

Kami dengar tidur dan makan pun tak enak..

Kami dengar sudah punya banyak rencana..

Dan kami dengar masih berusaha merelakan..

 

Bapak/Ibu,

Rasa ini wajar karena manusia biasa, mungkin pun Orang Tua kami pun tak mampu untuk hal itu..

Allah Swt sangat menyayangi..

Didikkan Bapak/Ibu begitu sempurna, Almarhum/Almarhumah sangat baik hingga kami begini..

 انا لله وانا اليه راجعون

Kematian yang begitu dekat jaraknya, Sudah baikkah kita? Jawabnya belum tahu! Dikenal sebagai apakah ketika masa tugas didunia sudah habis?

 والله أعلمُ بالـصـواب

Semoga pengalaman berharga ini mampu membantu kita mengingat kembali tujuan hidup didunia, waktu itu pasti tiba!

Semoga bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Aamiin 

Mereka tidak pernah meninggalkan kita, hanya saja kita yang belum berpulang..

Tulisan ini untuk Bapak/Ibu:

(Alm) Mba Karie, (Alm) Mas Joko, dan (Alm) Mas Aris

#InMemoriam

#18Oktober2015

#MyBestFriends

  • view 192