Random Calling

Triska Saragi
Karya Triska Saragi Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 05 Desember 2016
Random Calling

Senin, 5 Desember 2016

Di Senin pagi yang padat karya, saya mendapatkan Mistery call..

X (08**61719270) :

Haloo Kakak, (sambil menangis tersedu-sedu tanpa mengucapkan salam).

Saya :

Ya Hallo!

X (08**61719270) :

Aku dikantor Polisi Kak, abis nabrak orang, orangnya mati, tolongin aku (nangisnya makin kencang dan saya pun hanya tertawa diatas tangisan orang lain, bukan karena jahat tapi ini orang Aseli Tipunya)

Saya :

(seingat saya tidak punya adik)

Oh ya? Kog bisa Dek? hayoo mau menipu ya?

~ Lalu telpon diputus seketika ~ tuut tutt tuut ~

Dan saya coba telpon kembali..

'Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif?' Ow ow ketahuan!

Inilah kurangnya pengawasan berbagai macam provider untuk nomor-nomor murah. harusnya setiap nomor yang dijual lebih ketat dan data yang diverifikasi untuk setiap penggunanya valid dan tetap tersimpan di data basenya agar mudah terlacak jika suatu waktu di salah gunakan. Bukan asal jual murah, banyak-banyakan pelanggan namun pengawasannya minim dan setiap penyalahgunaan tidak ada pertanggungjawabannya. #pelajaranpenting

Tetap berhati-hati bagi siapa saja, kejahatan ada dimana saja, saat kita sedang tidur pun modus random calling untuk penipuan bisa ke No. Handphone pribadi kita.. (rekan kerja juga pernah jadi korban random calling ditengah malam saat tertidur pulas)

Untuk yang merantau jauh dari orang tua, sebaiknya tetap intens menjaga komunikasi dengan orang tua/kerabat terdekat (agar mereka selalu up to date kondisi terakhir kita dalam keadaan aman/bahaya) karena bisa saja random calling untuk penipuan ini ke nomor handphone orang tua / kerabat kita, karena modusnya selalu sama berperan menjadi salah satu  'Anggota Keluarga' dan jika sudah mengikuti alur pembicaraan, mereka akan menghipnotis agar memberikan apa yang diinginkan mereka, misalnya transferan uang, dsb.

Pelakunya menggunakan 'Factor Lucky' untuk setiap random calling yang dilakukan sebanyak-banyaknya agar salah satu tujuannya bisa terjerat menjadi korban penipuan, karena modus kejahatan ini hanya bermodalkan pulsa dan acting ala-ala sinetron, (jika kita berbakat jadi sutradara pasti actingnya ga akan 'kena' ke kita, langsung bilang 'cut', hehe.. ) Di usahakan diputus pembicaraan dari awal mungkin dan tetap berhati-hati untuk tidak memberikan informasi penting dari telpon yang tidak dikenal

  • view 182