Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Lainnya 18 Januari 2018   21:15 WIB
Artikel Tri Fatmi Humairoh Saputri Asir: Manfaat Hutan Bagi Kehidupan Manusia

MANFAAT HUTAN BAGI KEHIDUPAN MANUSIA

Oleh:

Tri Fatmi Humairoh S. Asir

[email protected]

Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Universitas Muhammadiyah Kupang

 

Abstrak

               Hutan merupakan kumpulan berbagai macam tumbuhan-tumbuhan dan hewan yang didominasi oleh pohon-pohonan dengan luasan tertentu dan membentuk kondisi lingkungan tersendiri. Hutan memiliki produk penting berupa air, hal ini dikarenakan hutan merupakan tempat yang mampu menahan air hujan sehingga air dapat meresap perlahan-lahan ke dalam tanah. namun, apabila keberadaan pohon-pohon yang ada di hutan didtebang, maka kondisi tanah yang terbuka menyebabkan air hujan lansung mengalir kesungai dan menyebabkan erosi maupun banjir.

 Kata kunci : manfaat hutan , kehidupan manusia

Pendahuluan

           Secara umum hutan adalah suatu tempat yang mempunyai berbagai macam jenis tumbuh-tumbuhan yang lebat diantaranya adalah pohon, rumput, semak, jamur, paku-pakuan, dan lain sebagainya yang menempati daerah yang sangat luas. Fungsi hutan pada umumnya adalah sebagai tempat habitat hewan ataupun tumbuhan, tempat daur ulang kembali zat karbon dioksida (carbon dioxide sink), modulator arus hidrologika, dan tempat pelestarian tanah terbaik serta hutan adalah salah satu unsur lingkungan hidup yang paling penting.

            Soerianegara dan indrawan (1982) mengemukakan Hutan adalah masyarakat tumbuh-tumbuhan yang dikuasai atau didonimasi oleh pohon-pohon dan mempunyai keadaan lingkungan yang berbeda dengan keadaan diluar hutan.

            Arif (1994) mengemukakan bahwa Hutan adalah masyarakat tumbuh-tumbuhan dan binatang yang hidup dalam lapisan dan di permukaan tanah dan terletak pada suatu kawasan, serta membentuk suatu kesatuan ekosistem yang berbeda dalam keseimbangan dinamis.

         Pengertian hutan menurut para ahli diatas perlu kita pahami juga bahwa perbedaan hutan dan kawasan hutan sebab jika kita sendiri melihat suatu areal adalah hutan dengan mengacu pada penjelasan diatas.

            Masalah hangat dunia yang terkait dengan issu lingkungan saat ini adalah masalah pemanasan global dan perbuahan iklim dunia dimana pada tanggal 3-14 desember 2007 indonesia menjadi tuan rumah KIT dunia tentang pemanasan global dan perubahan iklim yang diselenggarakan oleh PBB. Serentak pula pada masyarakat Indonesia menyambutnya dengan gerakan penanaman 10 juta pohon. Pengembangan hutan mempunyai peran yang penting dalam kaitnnya dengan issu ini.

        Pemanasan global yang sebagian besar disebabkan oleh penebangan hutan lebih lanjut membahayakan kehidupan hewan yang pada gilirannya akan mengganggu keseimbangan alam. Penggunaan bahan bakar fosil dan pembakaran minyak serta gas diakui menjadi salah satu penyebab pemanasan globa.

Bagian inti

  1. Manfaat hutan bagi kehidupan manusia

             Menyediakan oksigen (O2) dengan jumlah pepohonaan yang banyak tentunya hutan akan memberikan suplay kebutuhan oksigen yang cukup besar bagi kehidupan dimuka bumi ini, menyerap karbon dioksida (CO2) keberadan hutan yang luas di muka bumi akan memberikan peluang menyerap karbon dioksida yang lebih besar untuk mencegah erosi, keberadaan kawasan hutan yang luas juga dapat membantu mencegah erosi atau juga pengikisan tanah dapat disebabkan oleh air.  Mengatasi  penggenangan, daerah rendah yang sering digenang air perlu ditamani dengan jenis tanaman yang mempunyai kemampuan evapotransporasi yang tinggi. Pelestarian air tanah, jika hujan lebat terjadi maka air hujan akan turun masuk meresap kelapsan tanah yang lebih dalam menjadi air infiltrasi dan air tanah dan hanya sedikit yang menjadi air limpasan.

  1. Faktor yang menyebabkan kerusakan hutan

            Keusakan hutan yang diakbiatkan oleh penebangan liar. Penebangan liar ini merupakan salah satu factor utama menyenyebab kerusakan hutan. Penebangan liar ini dilakukan oleh masyarakat sekitar dan perusahan yang memiliki ijin penebangan pohon, penebangan liar yang terjadi biasanya dilakukan pada lahan yang diperuntukan untuk hutan produksi, hutan lindung bahakan hingga mencapai kawasan konservasi seperti suakamargasatwa dan taman nasional. Kerusakan hutan diakibatkan oleh pembakaran hutan yang disengaja, masyarakat yang membuka lahan dengan cara membakar akan mengakibatkan kebakaran hutan yang lebih besar. Mereka menganggap bahwa dengan cara membakar akan lebih muda nantinya ketika melakukan proses pembersihan. Pola piker seperti ini yang harus kita waspadahi. Tak hanya hewan yang akan terkena dampaknya bila kebakaran hutan terjadi. Manusia juga akan terkena imbasnya. Asap yang ditimbulkan bisa menjadi polusi udara.

Penutup

Kesimpulan

            Hutan sebagai ekosisitem tidak hanya menyimpan sumber daya alam berpa kayu, tetapi masih banyak potensi non kayu yang dapat diambil manfaatnya oleh masyarakat melalui budidaya tanaman pertanian pada lahan hutan. Hutan merupakan sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan secara positif, manfaat langsung yang diperoleh dari hutan adalah kayu serta hasil hutan lainnya, sedangkan manfaat tidak langsung yang diperoleh dari hutan adalah pengaturan tata air, rekreasi, pendidikan, penyamanaan lingkungan, udara yang bersih, mencegha terjadinya banjir dan lain-lain.

Saran

              Sebagai manusia yang berakal kita patut menjaga dan melestarikan lingkungan hutan. Cara yang dapat kita lakukan yaitu tidak menebang pohon dan membakar hutan secara sembarangan.

Daftar Rujuk

Ekologi hutan:Ir Indriyanto

https://googleweblight.com

https://www.amazine.co

https://googleweblight.com

informasi-kehutanan.blogspot.com

Mediacerita.com

www.fungsiklopedia.com

www.atobasahona.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Karya : Tri Fatmi Humairoh Saputri Asir