Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Project 7 Juni 2018   21:04 WIB
Tentang Kehilangan; Bagian Tiga

Aku mengingat hari di mana aku menjadi laki-laki paling peragu.  Persiapanku masih jauh dari cukup. Namun aku tak bisa terus menyimpan perasaan ini terlalu lama. Aku harus menikahimu.

Dadaku sesak ketika mendapati tabungan yang dikumpulkan selama berbulan-bulan jauh dari jumlah yang normal untuk dikatakan cukup. Waktu itu, kamarku mendadak menyempit. Tiba-tiba udara kekurangan oksigen selama beberapa menit.

Sementara itu, orang tuamu belum cukup yakin jika kamu benar-benar siap menikah. Mereka masih butuh waktu memilih laki-laki yang sesuai untukmu. Kamu anak terakhir dan mereka tak ingin salah pilih orang.

Waktu berlari meninggalkan kita yang terengah-engah mengejar jalan keluar. Hingga suatu hari kita menemukan kata ajaib itu.

Hasbiyallah. Aku menemukannya dalam ceramah ustadz. Artinya Cukuplah Allah bagiku.

Sejak saat itu, setiap kali kesulitan menyergap kita berdua, kita mulai mengucapkannya. “Hasbiyallah...”

Maka, Allah mulai memudahkan jalan rezekiku. Karirku terangkat. Sejak saat itu, aku lebih sering mencicil doa. Bait demi bait, kukirimkan ke langit. Lalu Allah berbaik hati mengirim banyak orang yang bersedia membantuku.

Dari rumahmu, keajaiban menampakkan dirinya. Mamamu mulai memanggilku datang ke rumah, selanjutnya kakakmu mengaku ingin mengenaliku lebih dalam, kemudian yang terakhir papamu ia ingin melihat kesungguhanku. Terakhir, mereka semua menaruh percaya padaku.

Hasbiyallah.

***

Baca cerita selanjutnya di sini

Karya : Trias Abdullah