Pelangi Kehidupan

Tria Mareta
Karya Tria Mareta Kategori Motivasi
dipublikasikan 14 April 2016
Pelangi Kehidupan

Kemarin, di sore hari
Setelah siang nya tanah yang kering di guyur hujan yang lebat dan angin yang kencang

Ada pelangi yang mengagumkan jutaan mata manusia

Aku tak melihatnya

Tapi, aku tau dari teman-teman

 

Walau pasang mata ini tak bertemu indahnya

Aku begitu merasakan hadirnya

Setelah hujan yang lebat dan angin yang kencang, ia hadir

Hadir di sore hari di kala banyak para pekerja pulang dengan lelah nya

Seolah menghapus kelelahan dan memberikan kesejukan pada jutaan pasang mata

Mungkin saat itu, ada yang pusing tak karuan karena pekerjaan yang menumpuk, deadline yang padat, habis di marahi atasan tapi, di satu sisi harus tetap bertahan karena harus “menghidupi” keluarga. Sedih dan galau mereka telah melebur pelan seiring penampakan warna-warni indahnya

Mungkin hadir nya menghapus kegalauan para pelajar dari menumpuk dan deadline nya tugas, skripsi yang tak kunjung kelar, masalah dengan sahabat baik, orang tua yang tak mendukung pilihannya

Mungkin juga hadir nya menambah kebahagiaan seorang ibu dan balita nya yang sedang berjalan-jalan sore, menghibur para pedagang yang barang jualannya belum habis, menambah sumringah anak-anak yang sedang bermain di taman

Ahh indah nya!

Jika ujian hidup mu adalah hujan yang lebat dan angin yang kencang

Sabar lah, karena Pelangi tak pernah terlambat menunjukkan keindahannya

 

Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat per­umpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. An-Nur :35)

Bumi Allah, 14 April 2016

  • view 255