Kayu sebagai bahan kabinet Surroud speaker terbaik

Kayu sebagai bahan kabinet Surroud speaker terbaik

Master Zayn
Karya Master Zayn Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 20 Desember 2017
Kayu sebagai bahan kabinet Surroud speaker terbaik

Apakah kamu berencana membeli sepaket surround speaker? Maka kamu pasti berpikir soal bagaimana memilah yang terbaik. Wajar, semua orang pasti menginginkan yang terbaik untuk diri mereka. Setiap pembeli ingin mendapatkan speaker yang bersuara baik dan juga mampu menghadirkan kenyamanan lain.

Selain harus memastikan surroud speaker yang dibeli berkualitas. Sebenarnya ada hal lain yang juga memengaruhi hasil suara speakermu. Yakni kabinet yang digunakan untuk menempatkan speaker. Ya, bahan pembuat kabinet itu sedikit banyak memengaruhi frekuensi suara yang dihasilkan speaker.

Kalau menurut para profesional, kayu merupakan bahan terbaik untuk dibuat sebagai kabinet surround speaker. Mengapa begitu? Mungkin ini beberapa alasannya:

Kayu itu kaku

Ini kaku sampai tingkat tertentu, setidaknya. Lemari dengan kepadatan tinggi memiliki efisiensi yang lebih tinggi, dan tidak akan mendistorsi gelombang bass. Karena kayu kaku sementara juga fleksibel, ia memberi kebebasan pada gelombang bass sambil menguatkan nada yang lebih hangat.

Kayu itu padat

Pecinta musik yang suka mengutamakan kesehatan bisa ditunjukkan dengan pergi dengan kayu. Kayu padat menyerap tekanan mekanis, getaran dan suara lainnya. Karena kayu memiliki interior yang unik dan rumit, ia menangkap suara di luar sementara sambil membiarkan arus gelombang suara surround speaker biasa. Ini melindungi energi suara pada frekuensi tertentu.

Kayu adalah Resonant

Kayu memberi suara kemampuan untuk beresonansi. Jika Anda mengetuk bahan lain, Anda akan bertemu dengan suara 'mati'. Kabinet lain hanya memblokir suara dinamis, sedangkan lemari kayu mencerminkan dan memperkuat aspek lagu yang lebih hangat. Pada saat yang sama, kabinet kayu tidak akan membiarkan jalannya distorsi suara. Ini akan mengurangi ketidakkonsistenan, menangkap ketidakberesan saat beresonansi dengan kualitas lagu.

  • view 95