Hadiah Sebuah Usaha dan Kesabaran

Titi Sanaria
Karya Titi Sanaria Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 21 Juni 2016
Hadiah Sebuah Usaha dan Kesabaran

Menjelang akhir tahun lalu, saya mengirimkan draft mentah novel saya kepada seorang editor profesional untuk mengetahui apakah naskah itu bisa diselamatkan ataukah hanya akan berakhir di tempat sampah. 

Saya selalu suka menulis dan menulis tentang apa saja.  Mungkin terinspirasi dari kegemaran membaca. Aku kemudian asyik bergaul dengan karakter-karakter yang benakku ciptakan.  Lengkap dengan kisah mereka. 

Tulisan pertama yang berhasil kuselesaikan sangat buruk. Aku sendiri yang membacanya bahkan mengerutkan alis dan menahan diri untuk tidak menyumpah. Draft yang lalu kukirimkan pada editor itu adalah draft ketiga yang berhasil kuselesaikan.  Masih jauh dari sempurna tapi kupikir sudah read-able. 

Editor yang menerima naskahku mengatakan jika naskah itu masih bisa diselamatkan dengan buanyaaakkk perbaikan. Aku lalu menerima tantangannya untuk menulis ulang naskah itu. 

Menulis ulang naskah dan merevisi ternyata jauh lebih rumit dan membosankan daripada menulis naskah untuk pertama kalinya. Aku sampai mual saking hafal dengan semua huruf dan tanda baca naskah itu.  Hehehe... 

Tapi kerja keras mengatasi kebosanan itu akhirnya menuai hasil manis. Naskah mentah itu akhirnya berhasil diterbitkan melalui salah satu penerbit terbesar di tanah air. 

Tidak ada yang sia-sia dari sebuah usaha dan kerja keras yang diupayakan.  Seperti kalimat lebay yang selalu diulang anak-anak alay, 'semua indah pada waktunya'. 

  • view 121