Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Kesehatan 10 Mei 2018   16:17 WIB
7 Cara Menurunkan Darah Tinggi Secara Alami

Tekanan darah tinggi boleh saja menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia, tetapi Anda bisa menurunkan tekanan darah Anda dengan beberapa cara yang mudah tanpa harus meninggalkan rumah sama sekali. Perlu Anda ingat bahwa obat mungkin akan sangat membantu menurunkan tekanan darah, tetapi ada beberapa efek samping yang bisa disebabkan oleh konsumsi obat penurun tekanan darah tersebut. Oleh karena itu, tidak ada salahnya mempertimbangkan cara-cara berikut ini untuk menurunkan tekanan darah Anda. Berikut di antaranya :

  • Jalan Kaki
Memperbaiki gaya hidup merupakan salah satu cara paling alami yang bisa dilakukan untuk berdamai dengan tekanan darah tinggi. Gaya hidup sehat tentu tidak bisa dipisahkan dari aktivitas fisik. Dari berbagai aktivitas fisik yang bisa dilakukan, penderita tekanan darah tinggi bisa merasakan manfaatnya untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Anda tak harus membayangkan aktivitas fisik yang berat dan melelahkan karena olahraga sederhana seperti jalan kaki di jalur yang tidak mulus rupanya mampu menurunkan tekanan darah 6-8 mmHg. Olahraga sangat membantu jantung untuk menggunakan oksigen dengan lebih efisien sehingga jantung tidak akan bekerja terlalu keras untuk memompa darah. Anda bisa mencoba melakukan gerakan kardio paling tidak tiga puluh menit setiap harinya. Anda bisa mencoba meningkatkan kecepatan atau jarak sehingga Anda bisa terus menantang diri Anda sendiri dalam berolahraga. 
 
  • Napas Dalam
Anda bisa pula melakukan praktek pernapasan lambat dan meditasi seperti yoga dan tai chi untuk menurunkan tingkat hormon stres dalam tubuh. Peningkatan hormon stres dalam tubuh meningkatkan enzim ginjal yang bernama renin sehingga tekanan darah pun mengalami peningkatan. Agar produksi hormon stres bisa lebih terkontrol, Anda bisa mencoba melakukan kegiatan meditasi atau pernapasan lambat paling tidak selama lima menit di pagi dan malam hari. Anda cukup menghirup napas dalam-dalam dan mengembangkan rongga perut. Kemudian, Anda bisa menghela napas dan melepaskan segala tekanan yang ada dalam tubuh dan pikiran Anda.
 
  • Kentang
Dalam setiap program untuk menurunkan tekanan darah, Anda akan menemukan langkah meningkatkan buah dan sayur yang mempunyai kandungan potasium yang kaya. Untuk menurunkan tekanan darah, Anda disarankan untuk mengkonsumsi 2000-4000 mg potasium dalam satu hari. Untuk itu, Anda bisa menambahkan makanan yang mengandung lebih banyak kandungan potasium ke dalam menu diet Anda. Ada beberapa bahan makanan yang mempunyai kandungan potasium yang tinggi seperti ubi, tomat, jus jeruk, kentang, pisang, kacang merah, kacang polong, melon, dan buah kering seperti kismis. 
 
  • Coklat Pekat
Coklat jelas merupakan makanan favorit banyak orang. Namun, banyak orang yang beranggapan bahwa coklat merupakan makanan yang tidak ramah untuk kesehatan. Pada kenyataannya, Anda akan mendapatkan manfaat kesehatan ketika mengkonsumsi coklat pekat yang mempunyai kandungan gula dan susu yang minimal. Coklat pekat mempunyai kandungan flavanol yang membuat pembulu darah lebih elastis. Ada sebuah studi yang menunjukkan bahwa sekitar 18 persen pasien yang mengkonsumsi coklat pekat setiap sari mengalami penurunan tekanan darah. Anda bisa mengkonsumsi coklat pekat kurang lebih setengah ons setiap hari. Hanya, Anda harus memastikan bahwa coklat pekat tersebut mengandung paling tidak kakao sejumlah 70 persen.
 
  • Pintar Mengkonsumsi Garam
Mereka yang mempunyai sejarah hipertensi dalam keluarga seringkali mempunyai tekanan darah yang sensitif terhadap garam atau sodium. Akan tetapi, tidak cara yang bisa dilakukan untuk memastikan mengenai seseorang yang peka terhadap garam. Oleh karena itu, semua orang sebaiknya mengurangi asupan garam. Mengurangi asupan sodium berarti Anda perlu berhati-hati ketika menambahkan garam dalam makanan. Ada banyak cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi asupan garam dalam diet harian Anda. Anda perlu berhati-hati dengan kandungan garam di dalam makanan yang sudah diproses karena makanan tersebut sebenarnya merupakan sumber utama sodium dalam diet Anda. Untuk mengurangi garam, Anda bisa membumbui makanan dengan rempah-rempah, herbs, lemon, dan campuran bumbu tanpa garam.
 
  • Kopi Decaf
Perdebatan mengenai efek konsumsi kafein terhadap tekanan darah sudah terjadi cukup lama di kalangan ilmuan. Beberapa studi menunjukkan bahwa kafein tidak memberikan efek signifikan terhadap tekanan darah. Akan tetapi, ada studi yang menunjukkan bahwa konsumsi kafein sebanyak 500 mg atau kurang lebih tiga cangkir kopi berukuran delapan ons meningkatkan tekanan darah hingga mencapai 4 mmHg. Efek ini berlangsung hingga waktu tidur. Kafein bisa meningkatkan tekanan darah karena pembuluh darah yang mengetat dan meningkatkan efek stres. Ketika Anda berada dalam kondisi stres, jantung Anda mulai memompa lebih banyak darah dan meningkatkan tekanan darah. Efek ini semakin parah dengan konsumsi kafein. Jika Anda memang tidak bisa melepaskan kopi, sebaiknya Anda memilih kopi decaf untuk melindungi jantung Anda.
 
  • Teh
Dibandingkan mengkonsumsi kopi, Anda justru akan lebih banyak mendapatkan manfaat kesehatan dengan mengkonsumsi lebih banyak teh. Pada kenyataannya, Anda bisa menurunkan tekanan darah tinggi dengan mengkonsumsi satu atau dua cangkir teh setiap hari. Ada studi yang menunjukkan bahwa menyeruput teh sebanyak tiga cangkir setiap hari mampu menurunkan tekanan darah sistolik hingga tujuh poin dalam enam minggu.
 
Nah, itulah 7 cara menurunkan darah tinggi secara alami yang mudah, sederhana dan dapat di lakukan oleh Anda di rumah. Jika cara di atas, darah tinggi yang di alami tak kunjung turun, maka kami sarankan untuk mengkonsumsi obat darah tinggi di apotik atau yang lainnya.

Karya : tinah sutinah