Sesekali

Tiara Mena Z
Karya Tiara Mena Z Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 10 Februari 2016
Sesekali

Jangan pernah berniat melakukan kesalahan yang disengaja dengan pembenaran 'sesekali'. Kamu tahu mengapa? karena 'sesekali' adalah awal dari banyak pembenaran terhadap kesalahan yang terlihat kecil atau sepele. Seiring berjalannya waktu, 'sesekali' tersebut berubah menjadi 'tak apa' dan 'yasudah' hingga pada akhirnya kesalahan yang dilakukan bukan lagi 'sesekali' untuk hal sepele melainkan 'sesekali' untuk kesalahan yang mungkin tak pernah terbayangkan sebelumnya. Pada saat tersadar dan berusaha untuk keluar dari kubangan tersebut, betapa besar tenaga yang? harus dikerahkan tak seperti 'sesekali' di awal yang bak angin kentut mudah keluar. Selain itu, keadaan pun tak akan pernah sama seperti sebelum 'sesekali' itu datang.

Klasik memang, tapi itu adalah kenyataan yang harus dihadapi entah bagaimana kita berdamai dengan hati dan logika serta kesalahan di masa lalu. Tinggal penyesalan yang tersisa, sedangkan penyesalan tak akan membawa dampak atau perubahan atas apa yang sudah terjadi tanpa tindakan nyata. Seperti kata orang kebanyakan penyesalan memang selalu di akhir kalau di awal namanya pendaftaran. Begitulah hidup, ketika keputusan dan tindakan sudah dilakukan tak bisa kita rewind seperti kaset atau video games yang bisa kita restart ketika kalah. Maka, bijaklah dalam bertindak. Satu pembenaran kecil untuk kesengajaan sebuah kesalahan dapat berdampak besar terhadap hidup kita selanjutnya.