Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Politik 14 Juni 2018   14:51 WIB
Warga Tana Toraja Memilih Nurdin Abdullah yang Jelas Punya Bukti Nyata

Tokoh masyarakat Tana Toraja Ishak Bitticaca nampaknya telah tegas untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama pada pemilu ini. Sebagai orang yang mengerti sosok pemimpin yang bekerja, dirinya menegaskan bahwa sosok yang bakal dipilihnya adalah Nurdin Abdullah.

Alasannya tegas. Nurdin Abdullah adalah sosok pemimpin yang dibutuhkan untuk Sulsel terutama di daerahnya: Kabupaten Toraja. Dia tahu bahwa daerahnya (Tana Toraja) adalah daerah yang sebenarnya potensial. Daerah itu pernah dijanjikan pembangunan Bandara Regional – Bandara Buntuk Kunik – tetapi pembangunannya mangkrak dan tidak beroperasi.

Tentu saja ini menimbulkan kekecewaan pada dirinya dan warga Kabupaten Tana Toraja. Kekecewaan ini menunjukkan betapa tidak semua janji-janji politik bisa dipercayai. Bahwa pemimpin tidak semuanya memiliki janji yang benar-benar mampu memenuhi. Maka jalan agar tidak salah pilih lagi adalah mengamati sebaik-baiknya pemimpin berdasarkan jejak rekam politiknya, berdasarkan prestasi yang pernah dicapainya. Lebih penting adalah bukti hasil kerjanya, misalnya ada ‘legacy’ (sebuah peninggalan atau warisan yang tampak dari daerah yang dipimpinnya).

Padahal, jika Bandara Buntu Kunik itu bisa menjadi sarana transportasi bagi penduduk dan para wisatawan. Dan itu sangat disayangkan sebab harapannya tidak terpenuhi dengan baik. Harapan rakyat yang terlampau mempercayai pemimpin dan segala programnya tetapi kemudian tidak terpenuhi, mereka jatuh pada kekecewaan.

Maka hari ini, Ishak menegaskan dirinya hanya akan memilih pemimpin yang sudah memiliki bukti hasil kerja nyata bukan sekedar janji-janji politik saja. Seribu janji manis tak memiliki arti apa-apa. Sedangkan satu janji manis yang terpenuhi adalah segalanya. Maka jika para pemimpin politik sekedar mampu menghadirkan janji, baginya tak patut dipercayai lagi. Baginya, pemimpin yang akan dipilih adalah pemimpin yang bila ditanya mana hasil kerjamu, yang ditanya bisa menjawab: “itu. Di sana. Kau lihat sendiri buktinya. Bandingkan dengan apa yang terjadi di masa lalu dan kini”.

Gambaran pemimpin yang tegas seperti saya sebutkan di atas adalah gambaran pemimpin yang memiliki bukti nyata hasil kerja. Prof Andalan – terutama Nurdin Abdullah – adalah pemimpin yang tak perlu kalian meminta dia berjanji apapun jika kalian mau sedikit mencari tahu apa yang sudah dia bangun selama di Bantaeng. Jika anda mengenal Bantaeng, anda tak perlu bertanya lagi komitmen dia pada pembangunan memajukan daerah yang dipimpinnya. Anda tidak perlu lagi meragukan tentang keberpihakannya kepada kesejahteraan rakyat.

Seperti yang kini dirasakan oleh warga Tana Toraja dan secara pribadi dirasakan oleh Ishak, pilihan pada Nurdin Abdullah sebagai pemimpin di masa depan Sulsel adalah pilihan yang tepat. Ishak dan warga Tana Toraja lainnya berikhtiar untuk memilih pemimpin yang tak bakal mengecewakan: Nurdin Abdullah adalah jawabannya.

Selain itu perlu diketahui, Nurdin Abdullah pemimpin yang memiliki perhatian pada salah satunya aspek pembangunan destinasi wisata. Bila dilihat apa yang terjadi di Bantaeng: bagaimana destinasi wisatanya telah memberikan banyak manfaat bagi warganya.

Toraja dikenal destinasi wisatanya. Maka memilih Prof Andalan adalah langkah tepat untuk semakin memajukan Toraja.

Sekadar diketahui ada lima program nyata yang akan dilakukan oleh Prof Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman ketika terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan.

Kelimanya adalah (1) Bantuan Permodalan, Teknologi dan Skill untuk mendukung Hilirisasi Pertanian dan Perikanan; (2) Rumah Sakit Regional di enam Wilayah dan Ambulans Siaga; (3) Birokrasi Anti Korupsi dan Masyarakat Madani; (4) Destinasi Wisata Andalan berkualitas Internasional serta (5) Pembangunan Infrastruktur yang menjangkau masyarakat desa terpencil.

Karya : The Professor