Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Inspiratif 28 Juli 2018   11:21 WIB
Permainan Tradisional Masa Kecil Yang Sudah Hilang Ditelan Zaman

Masih banyak orang tua yang memburu permainan tradisional masa kecil lantaran mainan tersebut masih relevan untuk dimainkan anak-anak zaman sekarang. Lebih dari itu, mainan tradisional lebih banyak manfaatnya. Tidak seperti mainan modern sekarang ini seperti game online dan game gadget yang cenderung memberikan efek negatif. Setidaknya itulah alasan mengapa orang tua mau mengenalkan mainan tradisional kepada sang buah hati mereka.

Sayangnya, beberapa mainan sudah lenyap dan benar-benar tidak bisa ditemukan lagi sekarang ini. Apa saja itu?

Gangsing Bambu

Anak laki-laki suka memainkan permainan tradisional masa kecil yang satu ini. Ini merupakan benda yang bisa berputar secara seimbang. Benda tersebut terbuat dari bambu. Kemudian, ada bagian bawah yang terbuat dari bambu juga namun ukurannya sangat kecil dan tinggi. Ini digunakan agar bambu bisa berputar kencang.

Dulu, gangsing bambu ini digunakan sebagai perlombaan. Siapa yang bisa memutar gangsing lebih lama, dialah pemenangnya. Makanya, anak-anak pada saat itu berusaha sekuat tenaga agar bisa membuat gangsing yang seimbang sehingga gangsing bisa berputar dalam kurun waktu yang sangat lama.

Mini Movie

Sering kali orang yang pulang dari ibadah haji akan membawakan mainan yang satu ini. Ini seperti kamera. Hanya saja, bukan kamera yang bisa digunakan untuk memotret. Ini hanya tempat di mana di dalamnya terdapat gambar yang bisa diputar dengan tombol saja. Sekali di pencet, maka ada gambar yang berubah. Gambar bisa bermacam-macam, bisa berupa ka’bah, taman, superhero, dan lain sebagainya.

Itulah yang disebut dengan mini movie. Dan sepertinya sudah tidak ada toko yang menjual permainan tradisional masa kecil yang satu ini. Sekarang, anak sudah bisa menonton video atau film di smartphone masing-masing.

Gamebot

Bisa jadi gamebot adalah permainan paling mahal dan paling keren pada zaman dahulu, terutama pada tahun 80-90an. Gamebot ini seperti smartphone sekarang. Namun, hanya ada beberapa permainan saja di dalam gamebot ini. Dan tampilannya pun masih sangat sederhana, tidak game di smartphone seperti saat ini yang kualitas gambarnya sudah sangat bagus.

Tidak semua anak punya gamebot. Harganya sangat mahal. Saking mahalnya, ada orang yang menyewakan gamebot. Biasanya, penyewa “mangkal” di tempat strategis seperti di depan sekolah. Jadi, setiap kali anak selesai sekolah, mereka tidak langsung pulang tapi bermain gamebot dengan cara membayar sejumlah uang.

Lego-Legoan

Lego memang permainan anak yang mendidik. Namun, siapa sangka jika lego itu sudah ada pada zaman dahulu. Hanya saja, bentuknya berbeda. Lego pada zaman dahulu sangat kecil. Dan lego pada saat itu hanya bisa digunakan untuk membuat bentuk-bentuk benda sederhana. Tidak seperti lego zaman sekarang yang bahkan bisa dibuat sama persis seperti benda aslinya. Karena begitu sederhana, lego zaman dahulu bisa dikatakan lego-legonan, bukan lego yang sangat bagus seperti sekarang.

Apakah lego tersebut masih bisa ditemui sekarang? Entahlah. Tapi sepertinya sulit sekali untuk ditemukan mengingat sudah tidak ada pabrik yang memproduksinya. Selain itu, sudah pasti anak sekarang tidak tertarik apalagi mereka sudah tahu lego zaman sekarang yang jauh lebih bagus.

Apakah bunda mulai berpikir tentang mainan favorit yang bunda mainkan pada masih kecil? Apakah bunda mau mencoba mengajak sang buah hati memainkan permainan tersebut? Tentu saja itu hal yang sangat mungkin. Apalagi permainan tradisional masa kecil itu lebih murah dan lebih banyak memberikan manfaatkan untuk sang buah hati.

Karya : tera gata