Tidak Harus Keluar Banyak Uang Untuk Permainan Anak Yang Mendidik

Tidak Harus Keluar Banyak Uang Untuk Permainan Anak Yang Mendidik

tera gata
Karya tera gata Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 16 Juli 2018
Tidak Harus Keluar Banyak Uang Untuk Permainan Anak Yang Mendidik

Banyak sekali orang tua yang harus menguras tabungan untuk membelikan permainan anak yang mendidik. Tentu saja mereka ingin sekali mempersiapkan sang buah hati sedini mungkin untuk menjadi anak yang cerdas dan siap menghadapi dunia di masa yang akan datang.

Namun, pertanyaannya adalah apakah sebuah keharusan mengeluarkan uang yang begitu banyak untuk membeli permainan edukatif yang biasanya harganya sangat mahal tersebut?

Ternyata tidak. Toh permainan itu ada usianya. Artinya, ada permainan yang hanya bisa dimainkan oleh anak usia 1 tahun saja. Ketika usia anak sudah lebih dari 2 tahun, mainan tersebut tidak cocok lagi untuk dimainkan.

Kembali lagi ke pertanyaan sebelumnya. Apakah uang jutaan rupiah harus dikeluarkan untuk membeli mainan yang sifatnya hanya sementara tersebut?

Tentu saja bunda bisa punya jawaban yang berbeda-beda. Namun, alangkah lebih bijak jika uang tersebut disimpan saja untuk investasi pendidikan anak di masa depan daripada digunakan untuk membeli mainan mahal yang hanya untuk sementara saja. Toh ada tempat yang menyediakan game anak anak yang tidak membosankan dan juga edukatif. Bunda tinggal ajak anak ke tempat tersebut sembari bunda bisa melakukan kegiatan.

Di manakah tempat yang menyediakan permainan anak yang edukatif tersebut?

  1. Perpustakaan

Yang pertama adalah perpusatakaan. Dulu, perpustakaan sering dianggap sebagai tempat yang angker. Bagaimana tidak. Di sana, bunda tidak boleh berbicara. Suasana harus hening. Makanya, tidak mungkin bunda mengajak anak ke perpustakaan. Bisa-bisa bunda terkena marah dari petugas.


Namun, sekarang perpustakaan sudah berubah. Untuk menarik lebih banyak anak-anak untuk datang, mengenal, dan suka dengan perpustakaan, kini perpustaakan sangat welcome dengan anak-anak. Salah satunya dengan adanya arena khusus bermain anak balita. Jadi, bunda bisa pinjam buku dan baca buku di sana sembali mengawasi anak bermain di taman bermain anak di perpustakaan tersebut.

  1. Restoran

Tempat makan tidak lagi menarik banyak konsumen dengan cara menyediakan makanan yang lezat, makanan yang beda, atau harga makanan yang lebih murah. Sisi marketing sudah bergeser pada fasilitas, yaitu membuatkan fasilitas bermain untuk anak. Jadi, orang tua bisa memiliki family time di satu tempat. Sementara anak-anak bisa bermain di taman bermain yang sudah disiapkan oleh pihak pemilik restoran, orang tua bisa menikmati hidangan. Win-win solution, bukan?

  1. Tempat Belanja

Sekarang ini, mall dan tempat belanja lainnya memiliki daya tarik lain seperti taman bermain untuk anak. Bahkan, tempat belanja sekarang ini lebih mengedepankan wahana permainan anak yang mendidik daripada fasilitas lain seperti tempat belanja. Bisa dikatakan wahan permainan anak yang utama. Sementara itu, fasilitas lain seperti tempat belanja dan food stall menjadi fasilitas tambahan saja.

  1. Musium

Dari berbagai tempat wisata, musium merupakan tempat yang paling pertama ditinggalkan. Bukan tidak mungkin suatu saat nanti anak tidak suka untuk datang ke musium.


Namun, hal tersebut sudah diantisipasi. Nyatanya, banyak pengelola musium yang membuat musium menjadi tempat yang menyenangkan. Tidak hanya artifak saja yang ditampilkan tapi juga playground, taman wisata keluarga di mana seluruh anggota keluarga bisa berkumpul, serta spot menarik untuk berfoto. Ini mungkin menjadi salah satu cara untuk menarik orang agar tertarik pergi ke musium, terutama orang tua yang punya anak kecil.

Jadi, masih mau buang uang banyak untuk membeli permainan anak yang mendidik?



Permainan anak yang mendidik

Game anak anak yang tidak membosankan

  • view 24