Aku cantik di tangan Ayahku

Tee
Karya Tee  Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 15 Maret 2016
Aku cantik di tangan Ayahku

Orang tua. Hmm aku hanya punya Ayah yang jadi orang tuaku. Kata ayah, ibu sudah di surga bersama malaikat ia pergi tepat saat aku lahir. Ayahku juga bilang kalau aku di tugaskan untuk menemaninya menggantikan ibu. Tapi ku rasa bukan aku, tapi ayahku yang menggatikan peran ibu. Ayahku yang merawatku dari kecil sampai sekarang. Tapi nanti saat aku sudah besar, aku yang akan merawatnya. :)

?Setiap hari ayah akan bangun pagi membuatkanku sarapan dan juga bekal untuk makan siang. Aku juga akan membantunya memotong sayur atau sekedar mencuci piring. Masakan ayah benar-benar enak, kalian harus mencobanya. :) Apa lagi oseng kangkungnya. Ayahku hebat, dia bisa melakukan apa saja. Aku sangat bangga dengan ayahku.

?Ayahku bukan dokter, bukan polisi, bukan tentara juga bukan pilot. Tapi ayahku hebat, ayahku seorang pengusaha. Dia punya perusahaan kecil yang setiap hari ia dorong. Gerobak yang penuh dengan aksesoris. Ada banyak aksesoris di sana. Ada pita, jepit rambut, bando, sirir, kaca aneka bentuk ada kuncir rambut dan karet rambut beraneka warna dan masih banyak lagi. Di rumah aku juga punya banyak sekali aksesoris seperti itu. Kalian lihat pita yang ada di rambutku. Cantik bukan. Ayahku yang memakaikannya. Setiap hari rambutku di sisir ayah dan di pakaikan aneka aksesoris. Aku bisa memilih sendiri yang mana yang mau aku pakai. Aku bagai tuan putri yang cantik, kata ayahku aku cantik seperti ibu. Setelah besar nanti aku akan menjadi pengantin yang cantik dengan bando berbentuk mahkota di kepalaku. Ayahku yang akan mengias rambutku. Aku akan cantik di tangan ayahku.

?Teman-teman jika ingin cantik juga beli aksesoris pada ayahku. Nanti kalian bisa menggantinya setiap hari seperti aku. Nanti aku minta ayahku untuk memakaikannya. :) Terima kasih.

?Prok...Prok..Prok


" Cerita yang bagus, Tiara." Ucap Bu Ima sambil mengusap rambut Tiara.

?" Kamu boleh duduk, sekarang giliran Dewi." Lanjutnya mempersilahkan Tiara untuk duduk kembali.

?" Nanti aku mau beli penjepit rambut pada ayahmu yaa." Bisik Tania teman sebangku Tiara.

?" Boleh." Ucap Tiara sambil tersenyum memperlihatkan giginya. Pipi gembulnya meninggi membuat mata ?belonya sedikit menyipit.

?

Jam ke 3-4

Pelajaran Bahasa Indonesia

Kelas 1

SDN Pengasih

?