Realisme; antara Berkley & Plato.

taufik hidayat
Karya taufik hidayat Kategori Puisi
dipublikasikan 06 Mei 2016
Realisme; antara Berkley & Plato.

Realisme; Antara Berkley & Plato

(Syamsuddin Juhran)

Berkley Cinta adalah Kenyataan yang memuaskan pengindraan, bukan sekedar Ada. Kenapa masih bertahan dengan Cinta ala Arketipe? Apa guna menCinta bayang-bayang.

Plato pun berkata, Mungkin kita berbeda dalam menyikapi Kenyataan. Kau mengetahui Cinta itu nyata, tapi sobat kau hanya mengindranya?

Apalah arti Cinta yang memuaskan Mata(indra). Bukankah Cinta itu memiliki? Atau engkau tak punya ide (konsep) 'Memiliki'?

Berkley: Sudahlah akui saja ketidak mampuan kita dalam 'Memiliki.(tabayun)

Terimaksih Berkley, kau mengingatkan ku ada Cinta yang nyata.
Terimakasih Plato, kau mengingatkan ku akan Cinta yang idealis.

Dari keduanya aku lebih mudah mengerti makna Cinta yang Realis.

Bukan Cinta yang memuaskan Mata. . .
Bukan Cinta yang memuaskan Idea. . .
Tapi,
Cinta yang sederhana.
Cinta yang membuat aku melawan & pulang.

Hey Cinta (Pengasih)
Tetap sederhana, seperti awal aku jatuh Hati.

  • view 117