Negeriku Negerimu Negeri Kita Sakit

Taufik Setia Permana
Karya Taufik Setia Permana Kategori Politik
dipublikasikan 23 Februari 2016
Negeriku Negerimu Negeri Kita Sakit

Negeriku Negerimu Negeri Kita Sakit

By : Taufik Setia Permana

???????????

Indonesia adalah negara dengan sumber daya alam yang melimpah dan dikelilingi dengan pulau-pulau yang mimiliki keindahan yang menajubkan. Banyak orang memberi julukan negeri ini seperti surga dunia. Bahkan ada juga yang menyebutkan negeri ini adalah paru-paru dunia, karena memiliki hutan yang sangat luas dan pepohonan yang menghasilkan oksigen.

Selain itu, negeri ini juga memiliki keaneragaman hayati yang sangat melimpah. Diperkirakan pada tahun 2014 ada 1.666 spesies burung, sementara jenis burung didunia sekitar 10.425 jenis. Begitu juga dengan kenaeragaam flora dan fauna di Indonesia. Tercatat keaneragaman flora di Indonesia kurang lebih sekitar 15.5% dari jumlah flora di dunia. Sedangkan kekayaan fauna, negeri memiliki 1900 spesies kupu-kupu atau sekitar 10% jumlah total kupu-kupu didunia

Indonesia merupakan negara yang letak geografisnya tepat dibawah garis katulistiwa. Identiknya negara yang dilewati garis katulistiwa mempunyai iklim tropis Sehingga dengan iklim tersebut Indonesia memiliki keaneragaman hayati dan ekosistemnya yang sangat tinggi.

Tidak hanya kekayaan alam diatas perut bumi saja yang beranekaragam tetapi kekayaan alam yang berada diperut bumi juga dimiliki negeri ini. Setidaknya ada 10 jenis kekayaan alam, diantaranya :

  1. Tambang Emas

Emas dinegeri ini ibarat seperti batu kerikil diatas pasir karena begitu nampak diatas permukaan tanah. Misalnya DI Papua, terdapat tambang emas terbesar didunia yang memiliki luas area kurang lebih 527.000 hektar dengan hasil produksi pada tahun 2011 sekitar? 1.444.000 ons atau 40.936 kg

  1. Gas Alam

Indonesia memiliki cadangan gas alam terbesar didunia. Ada beberapa tambang gas yang beroprasi antara lain blog Natua dan blog Cepu yang menghasilkan 200 kubik minyak dan gas alam.

  1. Tambang Batu Bara

Untuk saat ini tambang batu bara terbesar adalah di Kalimantan. Ada beberapa perusahaan yang beroperasi disana, antara lain :

  • Kaltim Prima Coal.

Tambang ini beroprasi di Kalimantan Timur tepatnya didaerah Sangatta. Dengan luas pertambangan? mencapai? 90.938 hektar dan memiliki karyawan 20.000 pekerja dan memproduksi 50 juta ton batubara per tahun

  • Berau Coal Energy

Tambang ini berdiri sejak tahun 1983 yang beroprasi di wilayah Kabupaten Berau dengan luas pertambangan? 118.400 hektar

  1. Minyak Bumi

Indonesai berada dipringkat ke 21 dengan negara penghasil minyak terbesar didunia yakni 1 juta barel per-hari. Diaerah Riau misalnya, mampu menghasilkan minyak 365.827 barrel per-hari.

Melihat begitu besarnya sumber daya alam yang dimiliki Indonesia membuat kita bertanya-tanya, kenapa negara ini menjadi negara yang miskin?

Negeri Kita Yang Sakit

Indonesia merupakan negara yang kaya akan potensi sumber daya alamnya, dari yang berada dibawah tanah hingga diatas tanah juga menjadi potensi sumber daya alam yang besar. Namun hal tersebut bukan menjadi kebanggaan yang berarti jika masih saja negara ini menjadi negara termiskin diurutan ke-4 didunia

Logikanya jika suatu negara memiliki sumber energi yang besar maka negara itu dapat mensejahterakan rakyatnya, namun berbeda dengan keadaan negara indah ini. Justru banyak rakyatnya yang tercekik dengan harga bahan pokok yang terus melambung tinggi. Maraknya praktek suap dan korupsi dijajaran pemerintahan yang tersistemasi semakin menjadi-jadi. Hal ini menandakan ada yang salah dengan sistem dinegara ini.

Faktor dominan penyebab dari keterpuruakan negeri ini adalah liberalisasi dbidang perekonomian.

Liberalisasi Ekonomi

Liberlisasi ekonomi merupakan penyebab yang paling menonjol. Asal mula liberalisasi di sektor ekonomi bermula ketika presiden soeharto pada saat itu bekerjasama dengan IMF (International Monetary Fund) pada awalnya kerjasama tersebut bertujuan untuk menanggulangi krisis ekonomi di Indonesia. Namun ada beberapa persyaratan yang diberikan IMF untuk Indonesia antara lain penghentian harga subsidi yang diberikan untuk rakyat, pemotongan pengeluaran pemerintah, dan dibukanya penghalang bagi investor asing untuk menanaman modalnya di Indonesia.

Hingga sekarang ini sudah banyak tambang-tambang minyak yang bercokol di Indonesia. Terutama tambang minyak yang di miliki Amerika, Jepang, dan China. Tentu hal sangat disayangkan karena justru tuan rumah hanya mendapat secuil hasil saham tersebut. Ditambah lagi dengan Peran Pertamina yang tidak menjadi peran utama dalam pertambangan minyak. Maka tidak heran jika harga bahan bakar minyak (BBM) terus melonjak naik.

Masuknya perusahaan multinasional ke sektor hilir migas kian menambah cengkeraman asing di sektor ini. Sebelumnya mereka telah menguasai sektor hilir (eksplorasi dan penambangan). Hingga tahun 2008, berdasarkan data dari Serikat Pekerja Pertamina, perusahaan asing menguasai sekitar 90 persen migas Indonesia. Bahkan penguasa tambang emas terbesar di dunia di Timika, Papua, adalah Freeport Mcmoran (AS). (Buletin Dakwah Al-Wa?ie, Ancaman Liberalisasi di Semua Lini : 2 Agustus 2008).

Dari liberalisasi ekonomi itulah berdampak pada hutang negara yang semakin meningkat. Hingga November 2015 saja, total utang pemerintah pusat tercatat Rp 3.074,82 triliun. Angka ini naik Rp 53,52 triliun dibandingkan posisi bulan sebelumnya, yaitu Rp 3.021,30 triliun. dikutip detikFinance, dari data Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Selasa (22/12/2015).

Semakin tingginya nilai hutang Indonesia menandakan cengkraman penjajahan imperalisme di bidang perekonomian semakin kuat. Sehingga dari situlah para investor asing sangat mudah mengontrol dan mengendalikan bangsa ini melalui draf-draf Undang-Undang yang diinginkan investor asing tersebut, untuk memuluskan pengerukan sumber daya alam di Indonesia

Pengelolaan Sumber Daya Alam

Jika melihat potensi besar sumber daya alam di negeri ini, sudah sewajarnya negeri ini menjadi negeri yang terbebas dari hutang. Namun hal tersebut tidak akan terjadi jika pengelolaan sumber daya alam masih diberikan oleh para investor asing.

Seharusnya negara-lah yang berhak mengelola dan mengatur seluruh sumber daya alam tersebut. Dalam pandangan Islam, seluruh sumber daya alam termasuk gas, minyak bumi, tanah, dsb masuk dalam katagoribarang milik publik, yang pengelolaan harus diserahkan oleh negara.

???????Kaum Muslim bersekutu dalam tiga perkara yaitu padang rumput, air dan api?(HR Abu Dawud, Ahmad dan al-Baihaqi).

Dalam hadits yang diriwayatkan Ibn Majah dari Ibn Abbas ada tambahan,?Harganya haram.?Kata?api?pengertiannya mencakup sumber energi, termasuk listrik. Artinya, Islam menetapkan listrik sebagai milik umum, milik seluruh rakyat. Karena itu, inilah pentingnya upaya mengganti UU Migas No. 22 Tahun 2001 yang menjadi dasar liberalisasi/ swastanisasi migas dengan UU Migas yang sesuai dengan syariah. (Buletin Dakwah Al-Wa?ie, Liberalisasi Energi Penyebab Mahalnya Harga BBM dan Gas : 7 Mei 2015)

Maka dari itulah sudah saat kita kembali pada aturan Islam. Islamlah salah satu agama yang mempunyai ideologi yang cukup jelas dan terperinci. Segala aspek pasti memiliki hukum. Mengatur dari hal yang kecil hingga yang besar di ruang lingkup ketatanegaraan.

Wallahu A?allam Bishawab....

?

?

?

?

?

?

???????????

?

  • view 118