4 Hal Ini Bisa Diajarkan Untuk Sang Anak Yang Masih Kecil

Tara Mulya
Karya Tara Mulya Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 30 Mei 2017
4 Hal Ini Bisa Diajarkan Untuk Sang Anak Yang Masih Kecil

Sebagai orang tua, sudah menjadi hal lumrah bahwa kita memang menjadi orang pertama yang dijadikan sebagai pendidik pertama bagi sang anak. Dari kecil kita mulai mengajari sang anak dari mulai merangkak, berdiri, berbicara dan yang lain sebagainya.

Untuk Anda yang merupakan orang tua yang memiliki anak yang masih kecil dengan umuran sekitar 2 tahun keatas, tidak ada salahnya untuk mengajarkan beberapa hal dibawah ini untuk sang anak:

Memperkenalkan Warna   

Anak-anak biasanya suka tertarik dengan warna-warna terang yang berada disekitarnya, ketika ia sedang memperhatikan warna-warna tersebut, tidak ada salahnya Anda mengajarkan dan memperkenalkan warna-warna tersebut kepada anak Anda.

Misal, sang anak melihat suatu benda dengan warna yang mencolok Anda bisa langsung bisa mengucapkan “ini warnanya merah” atau “dompet yang kamu lihat ini warnanya warna merah...” kepada sang anak.

Menggambar

Walaupun belum tentu bisa memegang alat tulis yang benar, tak ada salahnya Anda membiarkan anak Anda menyalurkan ide kreatif ataupun keinginannya dalam mencurahkan berbagai macam warna dan gambaran dalam suatu kertas.

Selain menggambar, Anda pun juga bisa sekalian memperkenalkan warna-warna yang ada dengan spidol, crayon ataupun pensil warna yang tersedia untuk sang anak saat menggambar. Anak yang biasa menggambar biasanya perlahan-lahan akan mengeluarkan aura keseniannya ketika ia perlahan-lahan makin tumbuh kedepannya. Bila menyukai hitungan bisa menjadi seseorang yang tak jauh berkerja ditempat yang berbau hitungan, mungkin anak Anda yang menyukai menggambar mungkin bisa menjadi graphic designer, fashion designer bahkan seniman, mungkin?

Menghitung

Tak perlu sampai memaksakan anak Anda menghitung langsung dalam pertambahan, pengurangan bahkan perkalian ketika ia masih kecil. Cukup dengan memperkenalkan dan mengajarkan satu persatu angka yang Ada untuk sang anak menghitung.

Anda bisa memulai angka 1 sampai 10 untuk awalan sang anak dalam mengenal angka bahkan hitungan yang ada.

Dari keberhasilannya dalam menghitung dan menyukai hitungan sampai kedepannya, mungkin anak Anda bisa menjadi salah satu seorang akuntan atau perbankan karena menggemari hitungan dari kecil.  Atau mungkin bisa menjadi seorang guru matematika, fisika maupun kimia? Bisa jadi, asal sang anaklah yang menentukannya dan tidak ada paksaan dari Anda yang merupakan orang tuanya.

Belajar Mengenali Benda-Benda Disekitarnya

Anak-anak yang masih kecil umumnya tertarik bila ia menemukan sebuah benda yang unik ataupun dapat menarik perhatiannya. Ketika ia sedang memperhatikan sesuatu benda, sebagai orang tua Ada baiknya bila Anda juga langsung sigap untuk memperkenalkan benda yang dilihatnya.

Contoh, sang anak memperhatikan kaca didalam kamar, Anda bisa langsung mengucapkan “kamu merhatiin itu ya? Itu namanya kaca...” atau “ini namanya kaca” sambil menunjuk atau memegang benda yang dilihat sedari tadi oleh sang anak tersebut.

Nah, keempat cara diatas mungkin bisa Anda lakukan kepada sang anak Anda. Sebagai orang tua, Anda harus bisa mendidik anak Anda dengan baik, pengajaran yang Anda ajarkan harus tetap sabar, lembut dan tegas di waktu yang bersamaan. Jangan sampai Anda berbicara kasar atau berbicara dengan nada tinggi agar anak tak takut ketika sedang bersama Anda. Selain Anda bisa mengajarkan secara sendiri, Anda juga bisa memasukan sang anak ke tempat seperti PAUD ataupun kursus belajar yang memang khusus untuk anak-anak yang masih kecil. 

  • view 57