Selamat Jalan, Tetangga...

Nia Tania
Karya Nia Tania Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 07 Mei 2016
Selamat Jalan, Tetangga...

Aku telah membeli cetakan choco lava, untuk kucoba resepnya lalu kita makan berdua

Masih banyak resep kue yang ingin kucoba, dan jika berhasil, akan kita nikmati bersama sambil menyuapi anak-anak kita

Tapi sebelum semua itu terjadi, kini aku hanya bisa diam
Membiarkanmu mengangkut satu per satu barang dan kenangan, pergi

Kue-kueku akan hanya diam jika tak kubawa ke rumah ungu itu seperti biasanya

Tapi apa yang harus kukatakan pada si kecil 16 bulan-ku, jika ia berbelok ke rumah itu
Menggenggamku erat minta diantar masuk
Dulu meski ia menangis kencang, aku masih bisa tenang
Tinggal kubilang "nanti aja mainnya"
Lalu siang atau sorenya, "nanti" itu benar-benar datang
Ia tertawa bersama si kecil Devin di dalam
Sayang-sayangan hingga jambak-jambakan
Berguling-guling di kasur bawah
Atau berebut kursi kecil, hingga salah satu dari mereka duduk di atasnya dan yang lain teriak menangisi kekalahan


Aku bisa mengatasi rindu pada masakan-masakan sedapmu
Aku mampu menahan rinduku kala mati gaya mau masak apa, lalu tinggal mengajakmu masak bareng
Tapi anak perempuanku
Semenarik apapun mainan yang kubelikan
Tentu tak sebanding dengan bermain bersama anak perempuanmu


Selamat jalan tetangga, sahabat terbaik, saudara seperantauan...





*Sumber gambar: http://rlv.zcache.ca/sweet_neighbour_greeting_card-r0609ebb70a6c47b4ae1d56602dc489fc_xw03z_1024.jpg?rlvnet=1

  • view 65