Tim Dinamika Ilmu Timba Ilmu ke Jurnal Ulumuna UIN Mataram

Badrut Tamam
Karya Badrut Tamam Kategori Budaya
dipublikasikan 30 Mei 2017
Tim Dinamika Ilmu Timba Ilmu ke Jurnal Ulumuna UIN Mataram

SAMARINDA, INSPIRASI,- Untuk meraih mimpi menjadi jurnal Internasional yang terindeks scopus, banyak hal yang harus dipelajari tim Jurnal Dinamika Ilmu IAIN Samarinda. Salah satu langkah untuk bisa meraih mimpi itu, tim Jurnal Dinamika Ilmu melakukan studi banding ke UIN Mataram (22/5/2017).

“Kunjungan ini bertujuan untuk studi banding tentang persiapan Jurnal Akreditasi menuju Jurnal Internasional yang terindeks Scopus,” tutur Hajriana, M.Pd, satu dari tim Jurnal Dinamika Ilmu.

UIN Mataram menjadi pilihan tim Dinamika Ilmu untuk menimba ilmu tentang jurnal bukan tanpa pertimbangan. Salah satu pertimbangan tim Dinamika Ilmu menyambangi PTKIN di Lombok itu adalah karena UIN Mataram terkenal diantara pengelola jurnal nasional memiliki banyak jurnal online terakreditasi Kemenristek Dikti.

“UIN Mataram memiliki 22 Jurnal berkala ilmiah yang sdh menggunakan sistem online. Masing-masing program studi memiliki jurnal ilmiah dan tiga di antaranya telah terakreditasi oleh Kemenristek Dikti,” ujar Dosen FTIK ini.  

Dari penuturan Hajriana, M.Pd, UIN Mataram memiliki jurnal yang tengah berproses menjadi jurnal terakreditasi scopus. Jurnal dimaksud yakni Jurnal Ulumuna.

Kedatangan tim Jurnal Dinamika Ilmu disambut baik oleh pengelola Jurnal Ulumuna Dr. Muhammad Nasir.  Dalam dialog yang dilakukannya bersama tim Jurnal Dinamika Ilmu, Dr. Muhammad Nasir sempat menyampaikan beberapa tips dan motivasi kepada pengelola Dinamika. Salah satunya terkait syarat agar bisa mendaftar di scopus.  

“Syarat agar bisa mendaftar scopus adalah Jurnal kita telah dikutip (citasi) oleh minimal 10 artikel yang dipublish ke Jurnal yang sudah terindeks scopus atau artikel yang dipublish di jurnal kita mencitasi artikel yang sudah publish di jurnal terindeks scopus,” ujar Dr. Muhammad Nasir.

Untuk mencapai syarat tersebut, tim Dinamika Ilmu perlu kerja ekstra dan fokus. Hal- hal yang bisa diupayakan adalah menjalin komunikasi dengan penulis yang sudah memiliki ID SCOPUS untuk mencitasi artikel Dinamika Ilmu dan menyarankan kepada Penulis yang akan publish di Dinamika Ilmu untuk mencitasi artikel yang sudah publish di jurnal terindeks Scopus.

“Salah satu cara yang cukup efektif yang bisa dilakukan oleh pengelola Jurnal Ulumuna UIN Mataram adalah rutin melaksanakan International Conference untuk mendapatkan artikel yang baik dari berbagai negara. hal ini bisa menjadi referensi bagi pengelola Jurnal Dinamika Ilmu,” jelasnya.

Lebih detil Dr. Muhammad Nasir juga menyebutkan salah satu kunci suksesnya jurnal yakni dukungan dari lembaga. “UIN Mataram siapkan anggaran Rp. 100 juta untuk tiap kali terbit,” terangnya.    

Dr. Muhammad Nasir juga menyampaikan bahwa Jurnal perlu mendapat perhatian dan dukungan lebih karena ranking PTKIN dinilai berdasarkan jumlah Jurnal akreditasinya dan kualitas tulisan Dosen-dosennya.#Tamam

 

  • view 89