Hargai yang menurut anda belum kamu hargai

Sy Tahtra
Karya Sy Tahtra Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 23 Januari 2016
Hargai yang menurut anda belum kamu hargai

"HARGAI YANG MENURUT ANDA BELUM BERHARGA"
(Pesjalanan anak jenius)

Di suatu kota tinggallah seorang anak orang kaya, anak ini tak punya rasa gengsi dalam dirinya hingga ia mempunyai kelakuan seperti orang miskin. Dengan baju yang jelek dan memakai sandal jepit sang anak ini mencoba masuk disebuah rumah makan yang besar dan mewah.

Sampailah didepan pintu gerbong restoran tersebut, sekurity membentak, mengusirnya "disini tidak menerima pengemis, silahkan pergi". Sang Anak hanya menundukan kepala, "Aku ingin membelikan makanan, untuk sahabatku yang sedang kelaparan " kata sang anak ini dengan wajah yang tertunduk.

Sekurity lagi - lagi mengejek, "anak sepertimu tak pantas beli makanan disini" ungkapnya kepada anak kecil tersebut. Tangan kanan yang masuk dalam saku sang Anak mengeluarkan uang 50 ribu untuk sekurity tersebut dan masuk ke dalam ruang makan.

Wajah bengong sekurity hanya bisa menabok - nabok rasa malu dalam dirinya.

Pintu restoran terbuka, pelanggan memakai pakaian yang begitu berkelas tak seperti sang anak yang memakai pakaian acak - acakan. duduk manis dikursi meja sang anak angkatkan tangan. Tak lama kemudian pelayanpun datang membwa selembar kertas dan daftar menu.
"punya uang berapa anak ini berani masuk kesini" batin pelayan sambil menatap muka sang anak.

" Berapa harga 1 ayam bakar, sama sambelnya" tanya sang anak ke pelayan. " 75 ribu" ungkap pelayan. Sang anak menghitung - hitung uang koinnya dalam saku. "kalau gak pakai paha sama sayap berapa?". Pelayan ini jengkel hingga dengan suara yang latang ia menjawab " 35 ribu" . Sang anak menghitung lagi. " kalau kepala ayam bakar berapa?" wajah yang kasihan sang anak bertanya lagi. Pelayanpun membentaknya " 5 ribu". Ahkirnya sang anak hanya beli 1 kepala ayam saja direstoran tersebut, semua pelanggan menertawakanya karana hanya semangkuk nasi dan kepala ayam diatasnya dan sang anak tak memakannya ia masukan didalam tas keresek yang ia bawa. Tapi sang anak hanya diam dan santai dalam dirinya.

Setelah selesai sang anak ini kekasir menaruh koin diatas meja. Penjaga kasir memasang wajah cemberutnya karena menghitung ulang koin tersebut. Tiba - tiba sang anak memberikan uang 100 ribu ke pelayan yang sudah melayani sang anak tersebut dan memberikan uang 1 juta kekasir untuk pembayarkan orang yang menertawakan sang anak tersebut.
Karena ia beli kepala ayam hanya untuk sahabatnya yaitu seekor kucing manis yang ia pelihara.

Semoga bermanfaat.
Selamat pagi.
SYAI_TAHTRA.

  • view 132