November Bersemi

Silivester Kiik
Karya Silivester Kiik Kategori Project
dipublikasikan 05 November 2017
CENTAURUS

CENTAURUS


“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana. Seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu” (Sapardi Djoko Damono ~ “Aku Ingin Mencintaimu dengan Sederhana”).

Kategori Non-Fiksi

254 Hak Cipta Terlindungi
November Bersemi

Kau yang selalu mampu,

redahkan marahku,

tiga kata indah,

telah kau patri dalam,

denyut nadiku,

aku pasti ada,

tak pernah ku jelang hariku,

dengan cerita yang kosong,

impian terus terwujudkan,

semua saat ku bersamamu. ~ 2 Garis Band – November Bersemi~.

***

Bulan November selalu mengisahkan kata-kata penuh kenangan yang tak terlupakan. Banyak coretan-coretan kenangan terurai penuh makna. Mungkin sebuah kamuflase tentang makna luka yang selalu dikenang, atau makna kemenangan cinta yang selalu terjaga. Semuanya itu adalah sebuah anugerah yang selalu membawa cerita baru dalam perjalanan ini. Cerita tanpa akhir, dan selalu mekar untuk membawa suatu kehidupan baru. Kehidupan baru untuk selamanya bersama tanpa mengakhirinya.  

November telah kembali untuk menyapaku dalam setiap lamunan penuh penantian. Penantian panjang yang dibalut oleh rindu untuk kembali berada dalam hari-harimu. Karena disaat raga ini menemukanmu dengan arti mencintai yang sesungguhnya, disitulah terukir dengan indah arti kesetiaan yang tak terlupakan untuk selamanya. Inilah suatu kemenangan cinta dalam perjalanan ini. Perjalanan penuh makna dari titik menemukanmu hingga detik ini, dan bersamamu pula hingga akhir waktu.

Suatu perjalanan saling mencintai selalu ditaburi berbagai tantangan. Ini membuat kita untuk tetap kuat dan harus bangkit melawannya agar cinta kita tetap bersemi dari waktu ke waktu. Terkadang aku membuatmu terluka dan marah, tapi ini akan membuatmu semakin dewasa. Begitu pun sebaliknya dengan aku. Segala tantangan akan menjadikan diri kita saling memaafkan terutama hati kita. Janganlah tertanam kebencian untuk mencintai, tetapi tanamlah kasih yang membawa kita pada kedamaian. Aku tidak akan meninggalkanmu, karena menjauh dari dirimu aku tak sanggup.

 Sentuhlah hati ini dengan cinta tulusmu, agar ia selalu bersemi sampai kapan pun. Jangan biarkan cinta kita seperti musim yang selalu membagi antara kesegaran dan kelayuan dalam jangka waktu yang lama. Dimana kesegaran sesaat yang membawa mekar indah ketika hujan menyiraminya, dan layu bahkan mati ketika hujan meninggalkannya. Biarkan cinta kita bagai cahaya matahari yang selalu memancarkan pesonanya dalam sekejap mata untuk kembali lagi menengok bumi yang dicintainya. Sama halnya dengan pesona bulan dan bintang yang saling bersamaan untuk kembali lagi dalam sekejap menerangi kegelapan malam.

***

Cinta layaknya setangkai bunga yang tidak boleh aku sentuh, tapi wanginya membuat taman menjadi tempat yang menakjubkan. Cinta itu seperti seekor kupu-kupu indah yang mungkin tidak dapat kita sentuh, tetapi keindahannya menjadikan sebuah taman tempat yang sangat menyenangkan. ~Helen Keller~– Seorang Penulis dari Amerika Serikat (1880-1968).

***

Perjalanan cinta penuh ketulusan dan murni dari lubuk hati adalah kesetiaan penuh penyemangat. Ini menjadi pengikat antara cinta kita untuk saling mencintai dengan penuh kasih sayang. Semua orang memiliki kebutuhan kesetiaan, kejujuran, saling memiliki, dan lain sebagainya. Ini menjadi dasar dalam mencintai. Saling mempertahankan dalam sebuah hubungan dibutuhkan kepercayaan kedua belah pihak (mencintai dan dicintai), agar hubungan tetap berjalan dengan baik. Dalam mencintaimu, aku tidak menjanjikan untuk sebuah perasaan, tetapi aku menjanjikanmu sebuah kesetiaan dan kejujuran.

Kasih dalam kesederhanaan saling mencintai adalah kesetiaan. Kesetiaan menjadi pedoman dalam membina dan menjalani sebuah hubungan. Aku tidak ingin mengecewakan kesetiaanmu selama ini, karena aku tidak ingin menjauh dari hidupmu. Aku bersusah payah memperjuangkanmu sebagai pemenang cinta, begitu pun dirimu dengan aku. Semuanya ini karena aku tidak ingin melepaskannmu, karena mencari pengganti dirimu tidak akan pernah sama.

Kesetiaan bukan menjadi suatu keharusan, tetapi sebuah kesadaran dari lubuk hati untuk mencintai. Mencintaimu tidak hanya dari tatapan mataku, tetapi sebuah kepercayaan hati untuk memilikimu. Ini adalah suatu impian terbesar dalam perjalanan hidupku. Perjalanan yang selalu diisi oleh canda tawamu, ceritamu, mimpimu, menjadi kekuatan untuk terus melangkah bersamamu. Ini adalah kenyataan cinta tanpa rekayasa, karena hati ini ingin memilikimu untuk selamanya.

 

November telah bersemi, membawa kenangan akan kisah kita tanpa ada kata akhir. Biarkanlah aku mencintaimu dan mengenang perjalanan ini bersamamu. Ketika sang rembulan memunculkan pesonanya, ia membawa aura kebahagiaan bagi kita. Menerangi kebersamaan kita untuk selamanya, karena karunia terindah adalah menemukan dan mencintaimu. Biarkan November ini berlalu dengan penuh cerita cinta. Membawa tunas baru untuk tetap tumbuh dalam perjalanan kita. Semuanya ini adalah berkat terindah darimu.

*
*
*

~Centaurus~

  • view 79