Prolog

Silivester Kiik
Karya Silivester Kiik Kategori Project
dipublikasikan 05 Oktober 2017
CENTAURUS

CENTAURUS


“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana. Seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu” (Sapardi Djoko Damono ~ “Aku Ingin Mencintaimu dengan Sederhana”).

Kategori Non-Fiksi

833 Hak Cipta Terlindungi
Prolog

“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana. Seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu” (Sapardi Djoko Damono ~ “Aku Ingin Mencintaimu dengan Sederhana”).

Bagiku, kamu sangat spesial. Dan bagiku pula kamu sang penjaga. Selalu ada bagiku dalam menjelajah perjalanan ini. Perjalanan yang penuh mimpi bersamamu. Itulah kamu. Aku sangat berterima kasih kepadamu, karena telah memikirkan aku setiap hembusan napasmu. Lebih banyak memikirkan aku daripada kamu sendiri. Kamu juga telah membagikan waktumu bagiku. Waktu dalam memikirkan tentang aku, dan juga dirimu.

Di kala sang mentari menampakan senyumnya, kamu terbangun dari tidurmu untuk menyapa aku. Dan dikala senja mulai terbenam, kamu pun selalu ada bagiku. Kamu bagaikan sang bintang yang selalu ada dalam kegelapan malam, dan sang surya yang selalu setia menemani jejak kehidupan di bumi ini. Kamu selalu kuat. Kuat dalam menapaki perjalanan dan cerita ini. Suatu perjalanan, cerita, dan mimpi tentang kita.

Bersama Centaurus dapat menyatukan kita untuk selamanya. Saling bergandengan menuju perjalanan hidup baru. Hidup yang selalu dicita-citakan oleh semua insan yang saling mencintai termasuk kita. Berbagai ilusi yang dibawa oleh angin, akan selalu menjadi kekuatan untuk tetap satu dalam cinta. Cintalah yang membangun segalanya.

*

*

*

~Inilah Aku Untuk Dirimu~

  • view 137