Jagalah Hijabmu Duhai Dinda

syara mukti
Karya syara mukti Kategori Motivasi
dipublikasikan 26 Januari 2016
Jagalah Hijabmu Duhai Dinda

Berhijablah wahai dinda muslimah, karena dengan hijab dirimu terjaga dan terpelihara dari pandangan-pandangan syahwat. Dengan hijab maruah mu terlindungi dari kebiadaban ahli neraka. Dengan hijab, kau terlihat anggun dan cantik jelita. Hijab akan menjaga kesantunanmu, hijab akan memelihara ucapan dan perilakumu. Hijab menambah karismatik pribadimu.
Hijab adalah busana ahli surga. Hijab adalah perintah Rabb Pencipta alam semesta, untuk melindungimu para kaum hawa. Hijab bukan hanya yang melilit pada aurat saja, tapi yang menutupinya dan tidak transparan, longgar tak membentuk lekukan-lekukan, menutupi seluruh anggota tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.
Aku lebih suka dan bangga dengan potret lugu dan cupu kalian dengan berhijab dibanding senyum merekah penuh gaya dengan aurat terbuka. Aku tidak akan bertanya berapa lama kita pernah belajar bahwa hijab itu wajib dan pada ujungnya kalian malah berpaling dari kebenaran dan memilih jalan orang-orang yang dimurkai.
?Sebagaimana Allah berfirman dalam surat Al-Fatihah ayat 6 - 7 yang artinya :
??6. Tunjukilah kami jalan yang lurus, 7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan pula (jalan) mereka yang sesat?. Yang mana maksud dari jalan lurus adalah jalan hidup yang benar yang dapat membuat bahagia di dunia dan akhirat. Sementara mereka yang dimurkai adalah mereka yang dengan sengaja menentang ajaran agama islam.
Jangan sampai kita dibangkitkan dalam keadaan buta padahal kita melihat. Disebabkan kita melupakan Al-qur?an yang pernah datang pada kita maka pada ?hari itu? giliran kita yang akan dilupakan. Allah berfirman dalam surat Taha ayat 125-126 yang artinya :
125. Dia berkata, ?Ya Tuhanku, mengapa engkau kumpulkan aku dalam keadaan buta, padahal dahulu aku dapat melihat?? 126. Dia (Allah) berfirman, ?Demikianlah, dahulu telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, dan kamu mengabaikannya jadi begitu (pula) pada hari ini kamu diabaikan.?
Anggaplah aku adalah orang yang pernah ada dalam episode lama hidup kalian, izinkan aku memohon demi kebaikan dunia akhirat kalian. Dinda berhijab lagi yuuk...! Jikalau terlalu naif untuk mendengar pintaku, baiklah cukup kau putar lagi memori yang mungkin belum terdelete dalam ingatanmu: masa-masa di mana hijab menghiasi dirimu sehingga malaikat pun berkerumun turut memintakan ampun untukmu.
Berhijab adalah bentuk ketaatan, dan ketaatan seorang anak sholehah pada Rabbnya adalah persembahan terbaik bagi orang tua yang tak ternilai. Tak dapat dibandingkan dengan harta benda, perhiasaan ataupun tahta. Karena sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholehah.
Begitupun sebaliknya, apa kau tega menyeret orang tuamu ke panas api neraka yang membara. Akibat dustamu akan kebenaran kalamNya, sebab berpalingmu dari perintah agungNya. Karena angkuhmu untuk taat dengan ajaran para Rasul dan Nabi-Nya. Begitu panas kah terik matahari di dunia hingga kau enggan, dan rela membayarnya dengan panasnya api neraka.
Tidakkah kau dambakan hidup bak bidadari nan jelita terjaga dari sentuhan jin dan manusia. Yang menjaga pandangan, terpelihara dalam kemah-kemah, diibaratkan permata yakut dan marjan, bersandar pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah. Berikutlah gambaran Al-qur?an pada surat Ar-rahman tentang kehidupan bidadari di surga, dan ketahuilah bahwa wanita sholehah akan lebih mulia dan tinggi derajatnya dibandingkan bidadari surga.

By: Syara Mukti?? ?
Depok, 27 februari 2015

  • view 160