Bayang-bayang Singgasana Raja

syara mukti
Karya syara mukti Kategori Puisi
dipublikasikan 12 Februari 2016
Bayang-bayang Singgasana Raja

Duduk berselimut tahta
Tangannya meliputi sejagat raya
Mahkotanya mewah, penuh intan permata
Mulailah rakyatnya menghendus aroma pongah



Bahwa tuannya haus kuasa
Mulai menindas, menginjak kaum jelata
Masyarakat melarat diobati dengan fatwa
Kata-kata saktinya mencoba mengelak
Seolah tak terima tuduhan si papa



Anehnya, lagi dan lagi kami percaya
Terpedaya oleh kata dan tingkah penuh citra
Padahal di ujung sana, harta kami sudah tergadai
Direbut si tangan panjang dari tangan sang raja



Ooh prajurit...mana prajurit...
Kekayaan kami dicuri terang-terangan
Kalo kami yang angkat senjata dan menghunuskan pedang
Lalu akan ada teriakan bahwa kami penyerang



Mungkinkah ini hukuman Tuhan
Sebab lalai dan tingkah kami para perusak alam
Mungkin pula kami terlalu bebal dan dungu
Mengira tanah air ini, sejati dan abadi



Ternyata singgasana itu penuh derita
Dikelilingi senyum, ternyata licik bayangannya
Dikelilingi puji, ternyata sumpah serapah bayangannya
Dikelilingi uluran tangan, ternyata tipu muslihat bayangannya

?

Depok, 11 feb 2016

?

Gambar dipinjam dari sini

  • view 114