Milea, kau pilih siapa?

Syaima Ressa
Karya Syaima Ressa Kategori Renungan
dipublikasikan 01 Februari 2018
Milea, kau pilih siapa?

"Bilang sama bu Nura, titip Ressa. Jangan dimakan, dicicipin boleh. Sisain buat dirinduin".

"Sabar, tahan rindu, walau berat. Biar kamu berotot".

Ku bilang "Kalau ada warung tolong berhenti. Aku mau jajan dulu ya? Kamu mau dibeliin apa?" Jawab dia "aku mau kamu".

Milea, ternyata bukan hanya kau yang sering mendapat kata-kata manis dan unik macam yang keluar dari lisan dan goresan tinta pulpennya Dilan. Aku pun pernah. Dahulu kala, sebelum cahaya peradaban emas nan gemilang masuk dalam hatiku. 2016. Ya, "Dia adalah kepunyaanku, 2016". Dahulu, sebelum aku tergila-gila dengan sejarah Islam. Kalau ingatanku baik-baik saja, dulu buku biografi tokoh Islam yang ku punya pun hanya buku Tarikh Khulafa. Hanya satu-satunya.

Aku bahagia? Jelas saja aku bahagia, sama sepertimu. Karena dulu aku tidak punya referensi yang banyak tentang seperti apa sih lelaki yang harus didambakan seorang muslimah?

Milea, ternyata jauh sebelum Dilan diselundupkan ke bumi seperti penulisnya, sudah lahir banyak lelaki keren dari rahim wanita-wanita mulia. Ada Rasulullah SAW, Ali bin Abi Thalib, Umar bin Al-Khaththab. Ku ambil 3 contoh saja karena aku belum sehebat Ibnu Hisyam, Imam Asy-Syuyuti dan Khalid Muhammad Khalid dalam hal menulis ratusan biografi orang-orang hebat.

Milea, saat ku baca buku tentang kisah mereka, aku benar-benar ada dalam puncak kebaperan. Romantisnya Rasulullah SAW memandang Aisyah ra. dengan penuh cinta saat sedang minum. Perhatian Rasul tertuju pada bibir Aisyah dan gelasnya. Apa yang Rasul lakukan? Beliau minum tepat di bekas mulutnya Aisyah ra.

Milea, kau tahu? Saat umur 10 tahun, ada lelaki pemberani yang dengan lantang meneriaki musuh-musuhnya yang sudah tua. Dia bilang akan melawan siapa saja yang menertawakan Rasulullah SAW saat berdakwah. Saat umur 20 tahun pun beliau ikut dalam perang Badar dan berhasil menang duel mengalahkan Walid bin Utbah. Beliau berhasil mengalahkan Amr bin Abdu Wudd dalam perang Khandaq dan mengalahkan Marhad dalam pertempuran Khaibar. Prestasinya dalam kancah pertempuran sepertinya mengalahkan prestasi "panglima tempur tahun 1990". Masalah mencintai? Beliau ahlinya dalam memuliakan perempuan. Beliau mencintai Fatimah binti Muhammad dengan penuh hormat. -Ali bin Abi Thalib-

Milea, kau tahu Dilan ditakuti Suripto? Kalau Umar bin Al-Khaththab ditakuti Iblis dan manusia kafir. Beliau adalah jawara Makkah. Orang kafir yang takut istrinya menjadi janda, orang kafir yang takut anaknya menjadi yatim, tidak akan berani menghadapinya.

Milea, tentu saja 3 tokoh itu tidak bisa menjadi suami kita sekarang. Karena kita beda zaman dengan mereka. Tapi, semoga perkenalan pertama mu dengan mereka bisa membuatmu move on dari Dilan. Kau boleh tetap mencintai Dilan, tapi tidak melebihi rasa cinta terhadap Allah, Rasul dan para sahabatnya.

Semoga 3 tokoh itu bisa menjadi kisi-kisi untuk para wanita di dunia dalam menentukan kriteria lelaki idaman. Semoga nanti di surga kita bisa bertemu mereka. Kau tahu kan? Kita akan dibangkitkan bersama orang yang kita cintai kelak.

Milea, aku senang karena hari ini kita bisa berbincang santai selepas penatnya menjalani aktivitas yang padat. Semoga kamu bahagia Milea.

  • view 166