Gempa

Padlil Syah
Karya Padlil Syah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 08 Juni 2017
Gempa

Gempa kali ini terasa begitu besar. Sampai pondasi dalam hatiku tidak bisa menahan bangunan yang berdiri tegak. Hanya tersisa reruntuhan; berserakan dan berantakan. Hujan besar membuat sisa reruntuhan bangunan tampak tambah amburadul.

Keengganan bercanda dari ujung Handphone dari kamar rawatanmu membuatku tertawa. Bisa-bisanya kamu bilang "Bye...mau bobo" untuk menolak menjawab pertanyaanku. Sayang, aku tidak bisa menikmati tertawaku. Bagaimana bisa? kamu sakit dan aku tidak bisa berbuat apa-apa.

Futiha sayang, kamu harus sehat. Kamu akan jaga Kaka lagi, kan? Seperti yang kemarin kamu lakukan saat kaka demam. Kita nanti merayakan ulang tahun kita, bersama. Di tanggal yang sama.

Futiha sayang...I love you so much

Sarawak, 31 Mei 2017 (Telabit Estate)

  • view 43