Rindu Sang Ayah

Padlil Syah
Karya Padlil Syah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 08 Juni 2017
Rindu Sang Ayah

Bintang fajar sepertinya enggan bersua denganku pagi ini. Atau mungkin karena jutaan pohon dengan wangi minyak yang khas berdiri gagah dan rapi demi mengahalangi kerinduan kami.

Sayang, bukan keduanya. Bukan kejora yang bersinar terang, bukan bulan yang pandai menghiasi alam, tidak juga matahari yang memberi kehidupan.

Tapi kalian. Yang selalu mendendangkan lagu rindu. Yang tidak lelah menari sema untuk jiwa yang kerontang. Yang melantunkan ayat-ayat dan syair-syair abadi.

Kalianlah yang membuat pandanganku tidak bisa beralih.

Kalian, Kikandria dan Futiha.

Sarawak, 10 Mei 2017 (Telabit Estate)

  • view 32