Hujan dan Sejarah

Sutihat Suadh
Karya Sutihat Suadh Kategori Puisi
dipublikasikan 07 Maret 2017
Hujan dan Sejarah

Hidupmu telah kau abdikan untuk negara
Gagah menjaga agar bumi pertiwi tak lagi terjajah
Hingga suatu senja membawa kulit-kulitmu penuh keriput dan luka.
Kau tumbuh bersahaja, dan membiarkan negara melupakan abdimu begitu saja.
Suatu ketika kudapati kau telah pergi, meninggalkan anak-istrimu di bumi pertiwi yang telah bereformasi.
Digubuk tua itu, tinggal kekasih yang kau cintai menua seorang sendiri. Hanya ada fotomu yang digantungkan didinding yang hampir roboh. Fotomu yang gagah dengan seragam veteran.
Kutahu, kau tetap mencintai tanah air ini, dimana hari ini setelah reformasi 1998, negara tak pernah memberimu apa-apa.
Hujan dan sejarah, kemarau dan hari ini, tak ada bedanya.

Selasa, 7 Maret 2017
Sutihat Suadh

  • view 126