Tulisan : Perjalanan Masalalu

Sutihat Suadh
Karya Sutihat Suadh Kategori Lainnya
dipublikasikan 08 Juni 2016
Tulisan : Perjalanan Masalalu

 

Saya banyak berfikir tentang perjalanan dua puluh tiga tahun saya. Banyak hal yang telah terlewati, pahit dan manis, pertemuan dan perpisahan. Bertemu dengan orang-orang baru, dan orang-orang yang masih bertahan sekian lama disisi saya. Terimakasih untuk semua hal yang bisa kita lewati bersama.

Setahun terakhir saya merasa menjadi seseorang yang berbeda. Entahlah saya merasa ingin menjadi seseorang yang berbeda, seseorang yang lebih diterima. Meski rasanya sangat tidak nyaman. Saya lebih suka menjadi si pendiam yang menularkan kebekuan. Lebih suka menjadi pejalan kaki yang menyusuri jalanan sendiri. Lebih suka membaca buku sendirian di beranda rumah yang sepi. Bercerita dengan orang tua yang saya temui sambil berbagi pengalaman mereka. 

 

Saya kembali bertanya tentang apa yang sebenarnya paling ingin saya lakukan dalam perjalanan ini. Entahlah, saya sekarang berada pada fase dimana saya mulai mengkhawatirkan segala sesuatunya. Saya tak bisa lagi memahami apa yang saya fikirkan. Saya menyesali banyak hal di masalalu, pilihan-pilihan yang salah, dan merasa keputusan yang saya ambil telah membawa saya pada tujuan yang salah. 

 

Saya merindukan mereka, perjalanan berdakwah bersama, belajar bersama, dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Entahlah saya merasa tersesat sekarang, saya ingin menjadi seseorang yang tak pernah meninggalkan Tuhan dalam kondisi apapun, saya seharusnya sadar konsekuensinya, konsekuensi pilihan saat itu. Saya telah melangkah terlalu jauh dan terlalu berani. Mengabaikan orang-orang yang berusaha meraih tangan saya saat tengah terisak bertahan pada batu di tebing jurang. 

 

 

  • view 77