Tulisan: Tentang Mencintai Laki-Laki yang tak Biasa

Sutihat Suadh
Karya Sutihat Suadh Kategori Lainnya
dipublikasikan 14 Mei 2016
Tulisan: Tentang Mencintai Laki-Laki yang tak Biasa



Bagaimana jadinya bila jalan yang kira pilih teenyata tidak mengantarkan kita pada tujuan, tidak mengantarkan kita kemana-mana, melainkan ketempat yang asing dan penuh tanda tanya? Kau bertanya akankah aku melanjutkan perjalanan.
Aku tidak pernah berfikir tentang tujuan yang salah, tujuan tetap saja tujuan yang akan kita dapati jawabannya nanti, bahwasanya tidak selalu perenungan menemukan titik terang.

Kau tahu, keyakinanku selalu menyala kembali ketika padam berkali-kali, ada kekuatan yang tumbuh setelah hilang. Ketika kita sama-sama berjuang dijalan yang berbeda. Sama-sama sedang berusaha menerima segala kemungkinan.

Tiga tahun lalu, adalah pertama kalinya kita bertatap muka. Waktu terus saja mengalihkan pandangan kita ke sisi yang lain. Berapa waktu yang kita lewati dengan tawa yang terdengar lebih merdu diujung telfon? Berapa waktu yang terlewati saat kita menjadi lebih asing. Kita silih berganti mengenal yang lain. Akankah perhentian terakhirmu distasiun tempatku menunggu?
Aku tak ingin banyak meminta kepada Tuhan. Aku harap hatimu bergerak ketempat yang benar, ketempat dimana doa-doamu sampai kepada langit. Karena kita tak pernah tau bahkan apa yang terjadi satu detik kemudian.
Aku selalu berterimakasih karena kau pernah datang. Ketika aku menempuh perjuangan karena kamu menjadi penting bagiku dan membuat nanti apa yang aku dapatkan menjadi sangat berharga.

Bolehkah aku tetap menjadikanmu tujuan dengan akhir yang masih tak kita ketahui. Semoga Alloh membaikan diriku. Karena mustahil bagiku menjadi yang paling sempurna tapi selalu bisa menjadi manusia yang lebih baik setiap harinya.

Sutihat Suadh
14 Mei 2016

  • view 77