Seratus Delapan Puluh Derajad

sutejo
Karya sutejo  Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 02 Mei 2016
Seratus Delapan Puluh Derajad

Mereka Bilang : "Pemimpin dan orang hebat itu tidak bertatto" Jawabnya dengan senyum, "yang dinodaikan kulitnya bukan akhlak dan budinya". Beberapa darinya masih memincingkan senyum, pertanda bahwa ucapan dari lawan bicara hanya asumsi satu pihak, lalu dengan sengaja gelas cangkir berisi kopi pahit milik pria bertatto itu di tumpahkan membuat meja mereka menjadi kotor, dengan senyum yang tetap anggun ia memanggil pelayan kafe meminta tolong untuk diambilkan kain pembersih, dengan cekatan pelayan membawakan permintaan pria itu, tangan kekarnya meraih kain tersebut dan membersihkan tumpahan kopi.

 

Beberapa teman masih menatap heran, dengan gerakan yang teratur pria tersebut angkat bicara, "aku sudah berusaha membersihkan kesalahanku, berupaya membuatnya tidak ganjil seperti bentuk semula tapi bekasnya tetap saja tidak akan hilang dari ingatan kalian, jadi bisakah kalian memandang sisi meja yang tidak kotor ? Karna aku yakin dalam satu tempat atau kejadian hidup masih ada sisi baiknya, sekarang kita akan saling mencari celah ketidak baikan dari hidup atau mengikhlaskannya ?" Suaranya berhenti. 

 

Salah satu dari mereka bersuara, "lebih baik kamu memesan kopi lagi, kita masih betah menikmati waktu". "Sebenarnya aku ingin memesan lagi, tapi aku kawatir perut buncit ini tidak sanggup menampungnya", ia mengambil gelas kopi yang tadi sempat tumpah lalu menyeruputnya, "bagian akhir ini masih sangat nikmat dan aku tidak perlu menyesali tumpahan atau beranjak memesan yang baru", sambil meletakan gelas peraknya ia menutup bembicaraan. 

  • view 87