AMALAN SEDERHANA NAMUN MEMUDAHKANMU KESYURGA

supriono s.kom.i
Karya supriono s.kom.i Kategori Agama
dipublikasikan 28 Desember 2016
AMALAN SEDERHANA NAMUN MEMUDAHKANMU KESYURGA

Sahabat fillah....

Dalam islam kita diajarkan untuk selalu berkhusnuzan terhadap takdir yang Allah ciptakan untuknya, begitu juga dengan adanya syurga bahwa setiap orang yang dalam hatinya terdapat iman sebesar dzarrahpun pastiAllah balas sesuai dengan kadarny.  ya walau dengan bebagai proses yang dilewati. lantas sebagai makhluk yang dhaif ini, kita tidak tahu amalan mana yang bakal menghantarkan cepat kepada JannahNYA. Namun Ada amalan yang diajarkan kepada ummat Muhammad ia sederhana namun jannah tempat landingnya.

عَنْ أَبِي أَيُّوبَ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ دُلَّنِي عَلَى عَمَلٍ أَعْمَلُهُ يُدْنِينِي مِنْ الْجَنَّةِ وَيُبَاعِدُنِي مِنْ النَّارِ، قَالَ تَعْبُدُ اللَّهَ لَا تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا وَتُقِيمُ الصَّلَاةَ وَتُؤْتِي الزَّكَاةَ وَتَصِلُ ذَا رَحِمِكَ، فَلَمَّا أَدْبَرَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ تَمَسَّكَ بِمَا أُمِرَ بِهِ دَخَلَ الْجَنَّة (رواه مسلم)

Dalam hadits Rasullah SAW bersabda : dari ayyub ra berkata, " bahwa ada seseorang laki- laki yang mendatangi Nabi SAW Seraya bertanya, ya rasulullah tunnjukkan kepadaku suatu amalan yang dapat mendekatkanku ke syurga dan menjauhkanku dari api neraka? beliau menjawab, kamu menyembah Allah dan tidak menyekutukanNYA dengan sesuatu apapun juga, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan menyambung silaturahim,  ketika dia pergi, Rasulullah SAW Bersabda ; jika dia berpegang teguh dengan hal tersebut, maka dia akan masuk syurga''.

sahabat Fillah banyak ibrah yang kita ambil dari hadits diatas. paling tidak yang perlu kita jadikan bahan pegangan yang paling mendasar adalah Rasullullah mengajarkan kepada kita untuk tidak menduakan Allah azza wajalla. semua Dosa anak bani adam bakal Allah ampuni kecuali satu yaitu menyekutukanNYA. menjadikan makhluk atau benda lain menjadi sesembahan dan tandinganNYA. Padahal makhluk atau benda itu tidak akan pernah mendatangkan mudharat ataupun memberikan manfaat kepada Manusia.

kemudian amalan selanjutnya adalah Amalan lima waktu kita yaitu sholat. ya meskipun lima waktu tapi tidak semua orang bisa melaksanakannya, hanya orang- orang yang yang kuat iman yang mampu menjalani dalam kesehariannya. tidak sedikit orang direndung masalah tapi tidak mau membawa masalahnya kedalam sholat. padahal Allah sudah meberikan solusi dari masalahnya dengan menegakkan sholat dalam Alquran dikatan mintalah pertolongan dengan shabar dan Sholat. nah sudah jelas bukan???

amalan selanjutnya yang tidak kalah pentingnya amalan Zakat sebagai perwujudan keimanan kepada Allah, mensyukuri nikmat-Nya, menumbuhkan akhlaq mulia dengan rasa kemanusiaan yang tinggi, menghilangkan sikap kikir, rakus dan materialistis, menumbuhkan ketenangan hidup, sekaligus membersihkan dan mengembangkan harta yang dimiliki (QS. Attaubah: 103, Ar-Rum: 39, Ibrahim: 7). Selain itu zakat merupakan hak mustahik, karena itu zakat berfungsi untuk menolong, membantu dan membina mereka kearah kehidupan yang lebih baik dan lebih sejahtera, sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan hidunya dengan layak, dapat beribadah, terhindar dari kekufuran, menghilangkan sifat iri, dengki (QS. An-Nisa’ 37).
Sedangkan apabila dilihat dari sudut sosiologis, zakat sebagai pilar amal bersama (jama’i) antara orang-orang yang berkecukupan dengan para mujtahid yang seluruh hidupnya digunakan untuk berjihad di jalan Allah, sehingga tidak memiliki waktu dan kesempatan untuk berusaha untuk nafkah diri dan keluarganya. (QS. Al-Baqarah: 273)
Dari sudut kepentingan pembangunan, zakat sebagai salah satu sumber dana bagi pembangunan sarana maupun prasarana yang harus dimiliki umat Islam, seperti sarana ibadah, pendidikan, kesehatan, sosial maupun ekonomi, sekaligus sebagai sarana pengembangan klualitas Sumber Daya Insani. Dari sisi kesejahteraan pembangunan umat, zakat merupakan salah satu instrumen pemeratan pendapatan, apabila zakat dikelola dengan baik memungkinkan membangun pertumbuhan ekonomi, sekaligus pemerataan pendapatan (QS AlHasyr: 7).
Dan yang tidak kalah pentingnya untuk memasyarakatkan etika bisnis yang benar, sebab zakat itu bukanlah membersihkan harta yang kotor, akan tetapi mengeluarkan bagian dari hak orang lain dari harta kita yang kita usahakan dengan baik dan benar sesuai ketentuan Allah SWT (HR. Imam Muslim: Allah SWT tidak menerima sedekah (zakat) dari harta yang didapat secara tidak sah)

yang terakhir adalah amalan menyambung silaturahim, silaturahim adalah merupakan satu dari akhlak seorang muslim. Allah Ta’ala telah menyeru hambaNya berkaitan dengan menyambung tali silaturahmi di dalam kitab-Nya yang mulia.

Diantara firmanNya :"Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) namaNya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu." (QS. An Nisaa’(4): 1).

oleh karenanya, segalanya perlu dipersiapankan dan berusaha menjaga amalan dengan semaksimal mungkin. termasuk diantaranya memperbanyak amalan yang dapat menyelamatkan kita dari api neraka dan memasukkan kita Ke jannahnya.

Surakarta : 27 Desember 2016

  • view 217