Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Cerpen 8 Desember 2017   15:00 WIB
Wanita yang Kembali Mencintai Kebodohanya

Sore itu, di sudut kota yang senjanya hampir memudar, kulihat seorang wanita berwajah sendu duduk meringkuk sembari meratapi kepedihan di tinggal sang kekasih.

Kuhampiri wanita itu dan ku perhatikan di sudut matanya ada bulir air mata menyerupai embun pagi mengalir tiada henti.

“Untuk apa menangisi seseorang yang pernah meninggalkanmu?” tanyaku

“Air mataku sudah kering untuk dia yang pernah meninggalkanku.” Jawabnya tanpa menoleh kepadaku

“Lantas, untuk apa air matamu itu?”

“Aku menangis karena dia akan kembali lagi padaku dan bodohnya aku, aku masih mengharapkan dia.”

Aku tinggalkan wanita itu seiring senja yang tenggelam di cakrawala yang juga meninggalkan wanita itu dalam kebodohannya.

Karya : Herru Sanjaya