Lelaki yang Dicuri Hatinya

Herru Sanjaya
Karya Herru Sanjaya Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 08 Desember 2017
Lelaki yang Dicuri Hatinya

Ya, waktu itu ketika aku hendak menuju toko buku dekat tempatmu bekerja. Aku sebenarnya  melihatmu sedang berdiri di tempat kerjamu. Seperti biasa, menanti pelanggan. Mungkin memang demikian rutinitasmu.
 
Kau tahu bagaimana perasaanku waktu itu? Tentu tidak. Kau tidak akan pernah tahu sebagaimana aku sendiri tidak tahu harus berbuat apa ketika melihatmu waktu itu.

Aku terlalu pengecut hanya untuk menghampirimu lantas menyapa: Hai? apa kabar?.

Ah, bahkan aku sendiri lupa.
Tujuanku kesini kan memang untuk menemuimu. Tapi, setelah melihatmu dari kejauhan. Hatiku berdegup kencang seperti seorang pencuri yang dikejar-kejar polisi. Ya, pencuri hatimu.

Tidak, tidak, bukan aku yang mencuri hatimu tapi dirimulah yang berhasil mencuri hatiku. Seharusnya aku yang melaporkan ke polisi itu bahwa bukan aku yang mencuri tapi dirimu. Iya, dirimu berhasil mencuri hatiku dan separuh hidupku –aku rasa.

  • view 32