Puncak Rekor Survei, Quick Count, Publikasi dalam Sejarah Pemilu Demokratis

Sunarto  Ciptoharjono
Karya Sunarto  Ciptoharjono Kategori Politik
dipublikasikan 20 Februari 2017
Puncak Rekor Survei, Quick Count, Publikasi dalam Sejarah Pemilu Demokratis

Puncak Rekor Survei, Quick Count, Publikasi Dalam Sejarah Pemilu Demokratis Indonesia

 

Oleh Sunarto Ciptoharjono
(Peneliti Alumni UGM)

Pemilu langsung dipilih rakyat sudah terjadi sejak pilpres 2004, 13 tahun sudah. Begitu banyak publikasi survei, quick count, lembaga survei, konsultan politik yang kini hadir.

Tapi tahukah kita puncak rekor yang pernah ada untuk semua itu sepanjang 13 tahun ini? Saya mencoba menelusuri rekam digital, inilah hasilnya.

 

1. Rekor Quick Count paling akurat yang pernah terjadi selisihnya 0.00 persen dibandingkan hasil akhir KPUD. Ini artinya quick count yg merekor sejarah itu tak meleset sekecil apapun, alias identik persis dengan hasil KPUD. Padahal quick count diumumkan di hari pencoblosan. Sementara hasil resmi KPUD umumnya dua minggu kemudian.

itu terjadi dalam pilkada di Sumbawa tahun 2010. Pelaku Quick Count adalah Lingkaran Survei Indonesia (LSI Denny JA). Bahkan rekor sempurna itu sudah dilegalisir dalam rekor MURI.

Ini link berita digitalnya. klik disini.

Ini link rekor MURInya. klik disini.

 

2. Rekor Prediksi Survei yang pernah terjadi diiklankan 13 kali untuk 13 wilayah pilkada, di koran lokal masing masing sebelum pilkada, dan terbukti akurat hasilnya dalam pilkada setempat.

Mengumumkan hasil survei menjelang pilkada biasa dilakukan. Sedangkan yang kali ini hasil survei itu diiklankan di koran sebelum pilkada. Kemudian prediksi pemenang survei yang diiklankan itu terbukti sebanyak 13 kali di 13 wilayah pilkada.

Lembaga yang melakukan ini lagi lagi Lingkaran Survei Indonesia (LSI Denny JA). Rekor ini bahkan juga sudah diverifikasi dan dilegalkan dalam rekor MURI.

Ini link beritanya. klik disini.

Ini rekor MURInya. klik disini.

 

3. Rekor Publkasi Survei Headline Koran Nasional Halaman 1 sebanyak 10 kali berturut-turut

Publikasi hasil survei hal yang lumrah pula. Namun yang ini hasil survei itu menjadi headline halaman 1 koran nasional, seperti Kompas, Jakarta Post, Koran Tempo, Republika, dll.

Publikasi survei yang mendapatkan perhatian sebesar itu juga dicapai oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI Denny JA). Rekor itu juga sudah diverifikasi oleh MURI.

Ini link beritanya. klik disini.

Ini Rekor MURInya. klik disini.

 

4. Rekor memenangkan pemilu presiden tiga kali berturut turut.

Lembaga survei yang merangkap konsultan politik juga hal yang biasa di Indonesia, juga di Amerika. Memenangkan klien apakah gubernur atau walikota hal yang juga biasa.

Namun ini menjadikan tak biasa karena memenangkan ibu dari segala pemilu, yaitu pemilu presiden. Pun dimenangkannya tiga kali pilpres berturut-turut.

Lagi-lagi yang melakukan ini adalah Lingkaran Survei Indonesia (LSI Denny JA). Juga rekor ini sudah diverifikasi oleh MURI.

Ini link beritanya. klik disini.

Ini Rekor MURInya. klik disini.

 


-000-

Mengapa LSI Denny JA yang memborong puncak rekor semua jenis, mulai dari akurasi quick count, akurasi survei, heboh publikasi dan calon yang dimenangkan? Mungkin karena LSI Denny JA yang sadar akan pentingnya rekor itu.

Mengapa harus MURI? Perlu pihak ketiga untuk memverifikasi rekor. Di Indonesia MURI yang paling besar.

Ke depan, mungkin LSI Denny JA perlu ke kancah dunia seperti Guieness Book of Record. Sangat mungkin rekor nasional yang diperolehnya juga adalah rekor dunia untuk kategori itu.

Dilihat 775