Putu Lanang

Sara Kitchen Sunday
Karya Sara Kitchen Sunday Kategori Lainnya
dipublikasikan 22 Februari 2016
Putu Lanang

Putu Lanang atau juga dikenal sebagai Putu Celaket. Lokasi di jalan utama Kota Malang, tepatnya Jl. Jaksa Agung Suprapto, gang buntu. Jalan utama tersebut sampai saat ini dikenal dengan daerah Celaket. Konon, nama Putu Lanang terinspirasi untuk berbebeda dari kue putu yang selalu menggunakan nama Putu Ayu. Kalau kata anak jaman sekarang, mungkin biar gak kekinian kali ya? Hehe

Sekilas cerita,

Dulu di zaman penjajahan dan kemenangan Jepang di Indonesia , pelanggan jajanan tradisional buatan alm.Soepijah ini adalah tentara hingga orang Jepang. Namun, namanya masih menggunakan Putu Celaket.

Usaha ini masih tetap bertahan, diteruskan oleh Siswojo (putra alm.Soepijah). Tahun 2000 pun, nama Putu Lanang dipatenkan dan masuk dalam daftar kuliner legendaris di Kota Malang.

Menu :

putu, lupis, cenil, klepon, campur

harga serba Rp. 10.000/porsi

?

Bagi yang ingin menikmati putu, lapak buka selepas maghrib hingga pukul 22.00 WIB (kalau belum habis). Kenyataannya, sebelum buka sudah tampak antrean panjang, bahkan lebih banyak pembeli yang hanya mengambil pesanananya. Sudah jelas, habis sebelum waktu tutup lapak.?

Jika kalian ingin membeli untuk oleh-oleh, pertimbangkan jarak tempuh dan waktu kalian tiba. Jajanan ini bertahan 24 jam saja.

?

Foto : Kue Putu, di Putu Lanang

(menggunakan LG G3 stylus)

Cerita dari berbagai sumber.

?

  • view 167