Kuning dan Kusam

Sara Kitchen Sunday
Karya Sara Kitchen Sunday Kategori Motivasi
dipublikasikan 21 Maret 2016
Kuning dan Kusam

Aku ceritakan secara singkat,

Hampir berjalan 3 tahun, seorang kawan membuka warung kopi di sebuah ruko dekat sebuah kampus di Malang. Tentunya, aku dan beberapa kawan sering sambang sebagai bentuk dukungan usahanya.

Saat awal peralihan sewa ruko, tembok selalu putih bersih. Lambat laun tembok, bangku, saklar, dan kabel, semuanya menjadi kuning dan kusam. Sebelum ruko ini disewa oleh kawanku, dua kali sebelumnya juga disewa oleh kawanku lainnya untuk usaha yang sama. Jadi, tiga kali ini ruko ini tetap menjadi warung kopi dengan segala menu yang sama. Hanya dengan nama yang berbeda. Yang aneh, ritmenya selalu sama. Awal sewa, kuamati tembok dan segala prabotan tampak putih bersih. Lambat laun, menguning dan kusam.

Hal tersebut mengundang pertanyaan dan sempat menjadi bahan pembicaraan di warung itu juga. Beberapa kawan mencari penyebab dengan mencari dan membaca banyak artikel, beberapa lagi berdiskusi dengan seorang dokter yang menjadi pelanggan di warung itu, dan beberapa lagi termasuk aku mengamati saja kegiatan pelanggan ketika minum kopi.?

Di lantai 1, tampak lebih kuning menuju ke arah gelap. Mayoritas pelanggan di lantai 1, minum kopi dan merokok.

Di lantai 2, tidak begitu kuning (seperti di foto). Karena tempat eksklusif ini mayoritas pelanggannya adalah kawan sendiri dan tidak sampai 5 orang yang merokok.

Ya, kuning dan kusam itu jawabannya akibat asap rokok dengan berbagai zat kandungannya.

Wow! Aku langsung teringat diorama paru-paru seorang perokok yang kuamati di museum The Bagong Adventure. Kubayangkan, ruko ini adalah sebuah paru-paru dan saban hari pemilik paru-parunya menghisap rokok.

Oke, apakah kalian masih ingin merokok? Sedangkan dalam ruang luas pun, tembok beserta isinya menjadi kuning dan kusam.

Pertimbangkan, aku tidak melarang dan juga tidak mengajak berhenti bagi perokok.

(Foto semalam tadi di warung kopi lantai 2, menggunakan LG G3 stylus)


  • Anis 
    Anis 
    1 tahun yang lalu.
    kirain tadi faktor U, atau hujan, atau cuaca lainnya, ternyata >.<

    • Lihat 6 Respon