Psikopat Caper* (Review Drama Korea Hello Monster, I Remember You)

Sonia Fitri
Karya Sonia Fitri Kategori Kisah Inspiratif
dipublikasikan 08 Agustus 2016
Psikopat Caper*  (Review Drama Korea Hello Monster, I Remember You)

Di antara cerita-cerita kriminal yang bertebaran, terkuak fakta tentang orang-orang yang "tergoda" melakukan pembunuhan, atau merencanakan pembunuhan, bahkan mendesain pembunuhan-pembunuhan itu dengan indah, tidak serampangan, bertema, memiliki pola dan kode rahasia tertentu. Membunuh cerdas.

Tapi adakah keindahan dari suatu praktik pembunuhan? Bagi orang-orang tertentu, ada. Mereka sanggup melakukan itu sehingga orang-orang yang mengaku normal menyebut mereka mengerikan, mengidap penyakit kelainan jiwa. Psikopat. Monster.

Beberapa dari kisah-kisah tentang para pembunuh cerdas yang bertebaran di muka bumi itu dikisahkan secara fiksi dalam 16 episode Drama Korea (drakor) "Hello Monster/I Remember You". Drama yang tayang perdana pada Juni hingga Agustus 2015 ini baru saya tonton setahun kemudian. Ternyata pascatamat nonton, saya masih gagal move on dari ini drakor dan tergoda untuk bikin review-nya. *review telat*.

Jangan dulu merasa ngeri karena saya tidak bermaksud menceritakan soal detail kasus pembunuhan sadis tertentu. Di dalam drama ini juga tidak fokus menceritakan hal itu. Jika ingin tahu kisah detailnya, silakan tonton sendiri, atau baca saja sinopsis yang ditulis para drama fever di google. Saya hanya ingin membahasakan kesan pribadi tentang drama ini lewat tulisan (lagi) Heheh...

Sebagaimana cerita khas drakor, sepanjang episode didominasi pencarian fakta beragam kasus pembunuhan beserta motifnya. Seolah-olah para pembunuh dan psikopat itu minta dimengerti, berharap pemirsa dapat menerima alasan mereka membunuh dan memutuskan menjadi monster. Drama juga diselingi bumbu adegan romantis yang unik. Yakni hubungan manis antara adik dan kakak yang terpisahkan, juga antara teman masa kecil yang memiliki nasib serupa: kehilangan orang yang dicinta karena psikopat yang sama.

Cerita bermula ketika Lee Hyun (diperankan oleh Seo In Guk), seorang konsultan kepolisian genius di New York, menerima pesan via surat elektronik dari pengirim tak dikenal. Isi e-mail berupa informasi data kasus pembunuhan terbaru di kawasan Korea Selatan tertentu. Ia merasa tertarik, bukan karena kasus itu semata. Tapi ia mengindikasi adanya pola pembunuhan berantai, terangkai, berkaitan dengan masa lalunya yang terlupakan.

Lee Hyun lantas pulang ke Korea, mengunjungi TKP dan bertemu detektif Cha Ji An (Jang Na Ra) beserta tim. Di sanalah penanda cerita yang sempat berhenti di masa lalu dimulai lagi. Kasus demi kasus datang dan berlalu dengan analisis dan penyelesaian yang berkaitan dengan masa lalunya sendiri. Pun berhubungan dengan adiknya, Lee Min (Park Bo Gum) yang menghilang, serta psikopat sekaligus pembunuh ayah mereka di masa lalu.

Pada intinya, selain rangkaian motif pembunuhan yang dikisahkan, drama ini mencuri hati saya karena juga berfokus pada seseorang yang terlupakan dan melupakan. Ada sejumlah cara tidak mainstream dalam drama ini yang ditunjukkan untuk tingkah perhatian dan kepedulian. Ada pula keterpesonaan dari seorang yang dianggap monster, kepada seseorang yang bisa menerimanya dengan tulus.

"Remember Me!". Sebab ada seseorang di masa lalu yang selalu mengawasi, mencari perhatian dengan sejumlah kode. Minta diingat. Tapi bertahun-tahun ia menanam benci dan sakit hati, sebab merasa terbuang. Terlupakan. Karena itulah ia benar-benar menjadi monster.

Di sisi lain, orang yang melupakan harus menguatkan diri, karena risiko dari mengingat adalah terluka. Risiko yang harus ia terima akibat lupa. Pada akhirnya, segala kenyataan terpahit datang dan teringat. Semua harus diterima apa adanya, agar dirinya dan semua orang bisa bernapas dengan lega. Selebihnya, ada konsekuensi dari tingkah monster yang mengerikan. Entah siapapun pelakunya, ia harus bertanggung jawab.

Satu hal lagi yang membuat drakor ini juara yakni soundtracknya: Remember-Dear Colud. Suara Ahjuma Vokalis dan musik yang mengiringinya membuat larut, pas dengan momen biru yang sedang saya hadapi beberapa hari ini. Mereka berhasil membuat saya tidak berpaling. Dududududu...

*Caper: Cari Perhatian
*Sumber gambar cover dari: http://nisakusuma.blogspot.com/2015/06/i-remember-you-hello-monster.html

 

  • view 443