filosofi hidup

Solikin Tok
Karya Solikin Tok Kategori Renungan
dipublikasikan 14 Agustus 2017
filosofi hidup

ada besuah kisah dimana ada seorang anak muda yang sellu penuh semangat di tiap harinya iya anak muda pekrja keras..

kisah di mulai di suatu pagi yg cerah, seperti biasa anak muda ini melakukan aktifitasnya, bekerja..
ketika itu ada seorang bapa-bapa paruh baya lewat di depannya, entah tanpa alasan yg jelas bapa itu tiba-tiba jatuh, snotak pemuda itu mnghentikan pekerjaanya untuk membantu si bapa itu,ya memang pemuda itu selain ulet dalam bekerja ia juga baik hati dan suka menolong.
setelah mnolong si bapa tadi anak muda ini mngajak bapa itu ke warung pinggir jalan untuk meneduhkanya, lalu iya memberikan sebotol air minum untuk si bapa itu sambil bertany " bapa mau kemana? biar saya antanr...tak tega saya melihat kondisi setua bapa masih harus berjalan sendirian seperti  ini".. juar nya.." tidak" jawab si bapa, saya hanya berjalan jalan sajah.. sya senang di kota ini masih ada anak muda yg rajin dan baik hati sepertimu nak! saya hanya kelelahan saja..
"ah bapa bisa saja sya hanya ingin membantu sesama umat manusia saja.. itu kan sudah mnjadi sebuah kewajiban kita sebagai umat manusia pak!"kemudian bapak itu memberikan pertanyaan kepada pemuda itu.
 nak.. bapak mau tanya.. jika kau harus memilih kamu mau jadi rumput apa pohon? tanya si bapa, dengan muka heran,  kemudian sambil tersenyum dan tegas jawabnya.. "tentu saya mau jadi pohon" kenapa?
karna pohon tinggi dan besar.. seperti harapan saya .. pohon juga bisa memberikan ke sejukan untuk orang yg berteduh di bawahnya..
kmudia bapa itu berdiri dan melangkah pergi sambil berkata" oh... terimakasih atas air dan pertolonanya"..pemuda itu semakin heran .. tapi tanpa berpiki panjang anak muda itu mlanjutkan pekerjaanya.
 
kemudian di suatu hari hujan turun dengan deras dan lebat di iringi angin yg besar dan suara petir yg mnggelegar.
setelah hujan reda iya branjak pulang dari bekerja, di dalam perjalanan pulang iya melihat pohon roboh di tengah hmparan rumput yg hijau. ia berhenti sejenak dan bertanya kepada warga sekitar yg sedang merapikan pohon yg tumbang iyu "pak kenapa pohon itu bisa roboh?" ujarnay, warga tsb mnjawab "ini tadi karna hujan yg lebat di tambah lagi angin yg begitu kencang mngakibatkan pohon ini roboh"
pemuda tsb hanya bengong mendengar jawaban warga itu, dia teringat perkataan bapak tua waktu itu...
 "hmmm.. iya skarang aku mngerti pertanyaan waktu itu"

iya mnyadari bahwa sebesar apapun pohon sewaktu-waktu bisa tumbang entah apa penyebabnya, namun lain halnya rumput di sekitarnya. ita tetap berdiri walu iya sering di injak,bahkan angin yg besar yg sanggup merobohkan pohon yg besar pun tak snggup merobohkan satu rumput pun di bawahnya....   SELESAI

  • view 19