Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Kisah Inspiratif 29 Maret 2016   18:59 WIB
ANAK YANG HILANG Oleh: SolihinAgyl

ANAK YANG HILANG

Oleh: SolihinAgyl

Tahun 1991, kiamat datang lebih awal menimpa Shan dan suaminya. Seorang pria jahat menculik putra semata wayang mereka, Xixi. Sejak itu, hari-hari mereka adalah siksaan bathin dalam pencarian yang tak berujung.

Dari pelacakan, si balita Xixi ternyata dijual pada sindikat jual-beli manusia (Human Trafficking) dan penculiknya berhasil ditangkap serta dihukum mati pada 1993. Namun, keberadaan si kecil Xixi yang tak berdosa itu tetap tak terendus, hilang tak tentu rimbanya.

Pencarian secara mandiri tetap dilakukan oleh Shan dan suaminya, tak jarang dengan bantuan polisi dan media. Sampai akhirnya, kabar burung sampai ke telinga mereka bahwa Xixi berada di kota lain, masih di negara yang sama. Suami-istri itu segera pindah ke kota tersebut untuk mempermudah pencarian anak kesayangan.

Tragis, di tahun ke-6 pencarian mereka di kota tersebut, sang suami mati bunuh diri karena putus asa. Sejak itu, Shan hidup sebatang kara dengan bathin terpuruk: tanpa suami, tanpa anak; entah di mana.

Maret 2016, seorang pengusaha muda menghubungi Shan. Dia mengaku?dari tayangan gambar masa kecil melalui media?mungkin dirinya adalah si mungil Xixi yang selama ini dicarinya itu. Lalu, kisah dan ciri-ciri kelahiran mereka dicocokkan. Terakhir, tes DNA dilakukan.

???? Dan benar, pengusaha sukses itu ternyata memang si mungil Xixi yg hilang. Maka, keharuan pertemuan ibu-anak itu benar-benar menyentuh hati dan menguras air mata siapa saja yang memperhatikan kisah perjalanan hidup mereka. Kebahagian Shan nampaknya harus tertunda selama 25 tahun sampai akhirnya dia pun tahu bahwa Xixi telah menghadiahinya 2 orang cucu yang lucu-lucu. Dan memang, Tuhan Maha Tahu bagaimana seharusnya ibu-anak (dan keluarga kecilnya) ini dipertemukan.

(adaptasi dari Berita pagi TV ONE. Sabtu, 12 Maret 2016).

Karya : Solihin Agyl