Lika-Liku dibalik Skenario Tuhan

Siti Nurul Ajizah
Karya Siti Nurul Ajizah Kategori Renungan
dipublikasikan 05 Desember 2016
Lika-Liku dibalik Skenario Tuhan

"Andaikan kamu tau bagaimana Allah.SWT mengatur urusan hidupmu, pasti hatimu akan meleleh karena cinta kepada-Nya" - Ibn Al-Qayyim Al-Jauziyyah

Hari-hari dilewati dengan baik. selama duduk di bangku SMP sampai SMA selalu mempunyai rencana yang sama, ya rencana dengan ambisi yang sangat kuat, rencana untuk melanjutkan kuliah di Kampus terbaik di Negeri yang sangat baik ini. 

Segala cara selalu dilakukan, belajar, berdoa, berusaha mengumpulkan prestasi, dll. sering kali malas, lelah, dan ingin mengakhiri segala proses untuk mewujudkan rencana itu. Namun, selalu ingat bahwa hal tersebut bukan hanya mimpi di siang bolong yang tanpa usaha dengan mudahnya tercapai. 

Usaha terus dilakukan hingga memasuki bangku SMA, ya masa-masa mendekati jenjang perkuliahan. Usaha yang dilakukan sering kali gagal, ya dengan lantang aku sebut ini gagal, karena pertama, jurusan yang ternyata diambil di SMA tidak sejalan dengan apa yang diinginkan, kedua, usaha belajar sering gagal hingga mendapatkan peringkat yang tidak diharapkan, ketiga, usaha mendapatkan prestasi di luar sekolah sering kali kalah bisa dihitung 3:15, yaa kebanyakan gagalnya. tapi, selalu yakin bahwa usaha-usaha itu akan membuahkan hasil. 

waktu terus berjalan hingga tiba saatnya jadwal-jadwal daftar untuk memasuki jenjang kuliah ada, pertama, daftar ke kampus-kampus yang bukan diinginkan hingga mendapatkan akhirnya mendapatkan empat kampus swasta terbaik. Namun, hati tetap tidak bisa dibohongi, hati terus ingin mendapatkan kampus yang selalu direncanakan sejak di bangku SMP. tiba saatnya SNMPTN, dengan semangat yang membara memilih kampus yang didambakan, kemudian tiba pengumuman dan dinyatakan TIDAK LOLOS, rasanya ya kecewa sangat kecewa, marah, tapi orang-orang disekitar selalu menguatkan, mengingatkan bahwa ada cara lain untuk mendapatkan itu. akhirnya, coba lagi lah di tes tulis SBMPTN, memilih lagi kampus yang di dambakan, namun hasilnya tidak sesuai dengan keinginan lagi, dari situ mulai capek, lelah, marah, kecewa. tetapi, lagi-lagi orang-orang disekitar menguatkan dan memberi dukungan untuk mendapatkan lagi sampailah pada titik terakhir tes masuk kampus yang didambakan tahap akhir, mengetahui itu tahap akhir usaha yang dilakukan terus digenjot, terus berusaha lagi, belajar lagi, semalaman suntuk, sampai akhirnya harus dilarikan ke rumah sakit di tes laboratorium, ya sakit karena memikirkan dan usaha ekstra yang terus dilakukan untuk mendapatkan kampus yang didambakan. Namun, hasil yang terakhirpun menyatakan kembali TIDAK LOLOS. Perasaan kembali hancur, kecewa, marah, merasa semua tidak adil, merasa semua yang dilakukan sia-sia, merasa semuanya mubadzir, merasa semuanya tidak ada artinya, hingga merasa malu ketika berkumpul dan berinteraksi dengan teman-teman dan orang-orang disekitar.

Namun, Allah.SWT memang adil, pembuat skenario terbaik. berkat doa, dukungan, dan dorongan dari orang-orang terdekat, saya bangkit, saya belajar tidak lagi menyalahkan semuanya. Akhirnya saya memilih salah satu dari empat kampus terbaik yang saya dapatkan. Dipilihlah salah satu kampus swasta terbaik yang ada di Jawa Barat. 

Bersyukur tiada henti ketika saya menjadi mahasiswa di kampus ini. Hampir satu semester disini, pengalaman yang sudah didapatkan sangat banyak. Allah.SWT memberikan banyak kesempatan kepada saya untuk merasakan semuanya. Pertama, mendapatkan dunia kampus yang memiliki mahasiswa dan dosen yang sangat baik, dan terbaik. kedua, saya mendapatkan kesempatan untuk berkecimpung di lomba antara mahasiswa se-nasional. ketiga, mempunyai dosen yang selalu mengajak diskusi diluar kelas. keempat, mempunyai kakak tingkat yang memiliki intelektual yang sangat baik. semuanya memberikan inspirasi yang sangat baik.

Pencapaian yang didapatkan sampai saat ini, membuat saya tidak berhenti untuk selalu bersyukur, berterimakasih kepada Allah.SWT, karena ternyata benar, skenario yang dibuatnya selalu indah, bahkan hati ini terasa meleleh, air mata ini selalu terjatuh jika merasa, mengingat tentang apa yang sudah direncanakan oleh Allah.SWT.

Alhamdulillahirabbil'alamiin. Jazakumullah khoiron katsiron yaAllah terimakasih atas segala yang Engkau berikan kepada hamba-Mu yang sangat kecil di mata-Mu ini.

Terimakasih juga untuk orangtua ku, teteh, ade yang selama ini selalu mendo'akan, mendukung, serta memberikan dorongan kepada ku agar terus bersemangat.

Terimakasih juga untuk teman-teman yang selalu memberikan dukungan yang sangat besar kepadaku.

Terimakasih untuk semuanya.  

  • view 355