Kemampuan Problem Solving dalam Pembelajaran Abad 21

Ryan Angin
Karya Ryan Angin Kategori Motivasi
dipublikasikan 30 Juli 2017
Kemampuan Problem Solving  dalam Pembelajaran Abad 21

Kemampuan Problem Solving  dalam Pembelajaran Abad 21




Pembelajaran pada abad 21 memiliki pergeseran paradigma. Pada dekade tahun 1980an, siswa sebagai Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan beban pembangunan. Hal ini berdampak pada tujuan pembelajaran di sekolah yang menekankan pada bagaimana agar siswa dapat mengelola Sumber Daya Alam (SDA) sebagai modal pembangunan dengan baik. Pada abad 21 ini, peran siswa dan pengetahuannya adalah sebagai modal pembangunan. Ciri dari abad 21 ini adalah adanya informasi yang tersedia di mana saja dan kapan saja, adanya komputasi dengan segala sesuatu menggunakan mesin yang lebih cepat dan canggih, adanya otomasi dalam berbagai bidang pekerjaan, dan mudahnya komunikasi di mana saja dan kapan saja (Kemdikbud, 2013).
Perubahan paradigma pada abad 21 ini berdampak pada pembelajaran di sekolah. Pembelajaran di sekolah harus menekankan pada skill (keahlian) berpikir kreatif, berpikir kritis, kecakapan/keahlian, kolaborasi, problem solving, dan literasi. Pembelajaran yang menerapkan keahlian-keahlian di atas akan memiliki perubahan karakteristik sebagai berikut.
  1. Mendorong peserta didik untuk mencari tahu, bukan diberi tahu
  2. Mengarahkan peserta didik agar mampu merumuskan masalah, bukan hanya menyelesaikan masalah,
  3. Melatih peserta didik berpikir analitis, bukan mekanistis,
  4. Menekankan pada pentingnya kolaborasi dan kerjasama dalam menyelesaikan masalah.
Sebagai agen pertama perubahan di abad 21, siswa akan selalu berhadapan dengan masalah-masalah. Hal ini berdampak pada pentingnya kemampuan problem solving untuk memecahkan masalah yang dihadapi siswa. Schultz (dalam Owen Jr., 1989:3) menyatakan bahwa kemampuan problem solving yang baik akan menyediakan cara untuk menganalisis secara jernih dan logis. Kemampuan problem solving juga akan memberikan sarana bagi siswa dalam mendeskripsikan, memprediksi, dan menghadapi masalah-masalah seputar fenomena alam dengan cara yang koheren dan intelegen.

  • view 329