Amalan Harian seorang Muslim

abdul rohim
Karya abdul rohim Kategori Agama
dipublikasikan 12 April 2018
Amalan Harian seorang Muslim

Selaku pribadi muslim, pastinya kita harus senantiasa ingat terhadap Allah, di hati, benak dan perilaku. Cara yang paling mudah ialah melaksanakan amalan-amalan harian yang dapat mendekatkan kita kepada Allah.

Banyak sekali amalan-amalan yang dapat kita lakukan, tapi untuk kali ini saya bakal menyampaikan sedikit saja. Meski hanya sedikit yang saya tulis, jika mampu kita amalkan dengan Istiqomah, maka kita bisa menggapai sesuatu yang luar biasa. 

Berikut 4 Amalan Sunnah

1. Shalat Tahajud

Banyak orang muslim pasti telah tahu apa itu sembayang tahajud. Shalat tahajud adalah shalat yang dilaksanakan di waktu malam hari setelah tidur. Waktu yang paling baik untuk mengerjakan shalat ini yaitu di sepertiga malam terakhir. 

Shalat ini memiliki amat banyak keutamaan apabila dikerjakan dengan rutin. Sebagai renungan serta motivasi, Rasulullah senantiasa selalu mengerjakan shalat tahajud selama hidupnya, mengapa kita masih bermalasan untuk melakukan tahajud ini?

2. Shalat Dhuha 

Selain shalat tahajud, ada lagi salah satu shalat yang dianjurkan sekali sebagai amalan harian. Shalat ini mempunyai banyak sekali keagungan di dalamnya.

Shalat dhuha dilaksanakan pada waktu dhuha, yaitu ketika matahari naik hingga seperti tinggi tombak, atau kira-kira 15 menit seusai matahari terbit, sampai tiba saat di mana matahari persis berkedudukan di atas kepala. Atau lebih mudahnya kira-kira jam 7 – 11 WIB. Shalat ini dikerjakan sedikitnya 2 rakaat dan paling banyak 12 rakaat.

Seperti yang sudah ditulis di atas, shalat dhuha memiliki berlimpah fadhilah, beberapa diantaranya ialah untuk memudahkan jalan rejeki, membuat orang yang mendirikannya termasuk orang-orang yang taubat, taat, dan orang yang melakukan sedekah untuk setiap sendi di sekujur badannya. Selain itu, pengamal shalat dhuha juga bakal dimasukkan ke dalam surga lewat pintu Dhuha.

3. Shalawat

Shalawat merupakan sikap cinta dan rindu kita kepada Rasulullah. Ibadah versi ini bukan cuma kita saja selaku manusia yang mengamalkannya, Allah dan para malaikat pun mengerjakan shalawat bagi Baginda Nabi. Seperti yang tertera secara gamblang di Al-Quran surat Al-Ahzab ayat 56. Jadi waktu kita membaca shalawat, kita sedang mengerjakan perintah Allah dan juga meneladani Allah dan para malaikat yang bershalawat.

Saat bershalawat, ada bagusnya kita menjadwalkan waktu rutin. Pada saat itu kita, cuma focus untuk membaca shalawat kepada Baginda Nabi. Ini sebagai suatu sikap pembiasaan diri untuk bershalawat pada Rasulullah saban harinya.

4. Istighfar

Banyak ayat dalam Al-Quran yang membahas terkait kelebihan istighfar. Salah satunya dalam surat Hud ayat 3.
Saat beristighfar kita wajib mencontoh dari perilaku yang dikerjakan Nabi Muhammad. Beliau, yang dosa-dosanya sudah dimaafkan, baik yang sudah dilakukan maupun yang belum, tetap beristighfar setiap harinya tidak kurang dari 70 kali.

Kita sebagai orang yang mengaku sebagai umatnya, dan meneladani setiap perilaku dari beliau, sudah selayaknya beristighfar melebihi banyaknya dari beliau. Karena kita tak mempunyai jaminan bahwa dosa kita dimaafkan seperti Rasulullah.

Empat amalan di atas merupakan amalan yang mudah untuk dilaksanakan, namun berat untuk di istiqomahkan, maka dari itu mari kita berubah ke arah lebih baik, semoga memperoleh berkah dan semakin bertaqwa. Semoga bermanfaat, Aminnn

  • view 75