Jika Ramadhan Bisa Bicara

Silvia Nur Septiani
Karya Silvia Nur Septiani Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 13 Juli 2016
Jika Ramadhan Bisa Bicara

Kurang lebih 1 minggu aku berpamitan denganmu , aku tak pergi, aku hanya bersembunyi untuk datang lagi tahun depan. Akan tetapi aku tak tau akankah kita bertemu lagi atau tidak. Bisa jadi kemarin adalah Ramadhan terakhir mu, sudahkah kau mengoptimalkanya? Jawabanya ada dalam hati mu. Sungguh, jika kemarin adalah ramadhan terakhir untuk mu, aku sedih, aku tak tega karena kau tak memanfaatkanya dengan baik. Akan tetapi sekarang aku lebih kecewa kurang lebih baru 1 minggu aku berpamitan denganmu sepertinya kau sudah melupakan niat niatmu yang kau tulis di bulanku kemarin.

Kemanakah tahajudmu?

Kemanakah tilawahmu?

Kemanakah air matamu memohon ampun kepadaNya?

Kemanakah niatmu yang ingin memperbaiki diri?

Kemanakah semangatmu untuk menahan hawa nafsumu?

Kemanakah sholat khusyumu?

Sekarang, perlahan aku tak melihat itu semua. Kau, kau mulai lalai dengan semua itu.

Bahkan niatmu untuk berpuasa di bulan syawal pun entah kemana, kau, kau terlena dengan kesibukanmu. Padahal syawalpun 3minggu lagi akan segera pergi.

Aku, aku sedih melihatmu. Haruskah aku datang setiap bulan untukmu agar kau menjadi taat?

Sungguh, aku tak bisa. Aku datang agar kau berlatih untuk 11 bulan temanku yang lain.

Beribadahlah karenaNya bukan karena kedatanganku.

Sekarang waktunya kau bangkit lagi, sekarang waktunya kau bersemangat lagi, sekarang waktunya kau berhenti dari kelalaian ini karena aku tak bisa berjanji akan bertemu denganmu lagi. Memohonlah padaNya keistiqamahan, memohonlah ampun kepadaNya sebelum kau nyaman dengan kelalaianmu, sebelum engkau lalai lebih jauh lagi. Kembalilah, kembalilah menjadi dirimu yang lebih baik.?

?

Jika Ramadhan bisa berbicara.

  • view 183