The last (bad) boy !

senyuman sijingga
Karya senyuman sijingga Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 14 Juli 2017
The last (bad) boy !

Dan  gerimis pagi ini jatuh tepat setelah berita darinya kemarin kutemukan sendiri.
Hhhhh.

Semiris inikah kisahku ini.
Aku baru saja berniat menerima kesungguhan seseorang yang ingin menikahiku setelah kamu yang aku paksakan lupakan benar benar pergi.

Baru saja, baru saja aku dengan bangga mengatakan kepadamu "Kamu jangan khawatir ,aku akan segera menikah" Mencoba menenangkan diri usai dikambinghitamkan olehmu dan dianya kamu. Ini bukan karna kalian yang menjudgeku bahwa aku adalah bumerang bagi kalian. Aku tak peduli perihal itu. Aku hanya berusaha movin up. Dan menerima dia yang benar benar sungguh berusaha.

Baru saja, baru saja aku berniat, aku menco a stalkin medsosnya dia. Ah ini semacam teraphy shock sih. Tak masalah.
Dia, pria yang selama ini terus menunggu dan meyakinkanku tentang kesungguhanya rupanya hanya sebuah permainan dia saja. Hahahah. It's funny. Ini semacam penghibur yang gak high quality, joke menyebalkan dan semacamnya.

Sore kemrin, Kulihat dengan mataku sendiri di kronologi fesbuknya ia telah bersama seseorang. Hahaha. Berfoto dekat emmm bukan semacam adik dan kaka atau teman baisa. Ah belum aku lihat deretan komentar komentar orang lain pun aku sudah bisa menyimpulkan.

Dan sampailah pada komentar komentar yang menguatkan kesimpulanku, ia rupanya sedng on the way menghalalkan perempuan itu, jalan bersama, dan dengan terang terangan ia sendiri menulis dlm komentarnya akan segera menikah dengannya.

Keren, sangat keren. Sampai hati, sebuah kata kasar keluar dari mulutku "Brengsek!"

Dia benar benar seperti itu. Setiap hari yang gelagatnya meyakinkan itulah inilah. Sampai aku merasa bersalah sudah mencampakkannya karenamu sedari dulu.Ternyata dia tidak lebih dari... Ah aku tak akan pernah tega mengumpat dan mengotori mulutku karna pria sepertinya.

Aku hanya tsedikit terpuruk...kenapa harus semiris ini kisah ku.
Usai dia yang pertama pergi dengan terang terangan menduakanku, lalu kamu yang pergi tanpa pamit dan sampai akhirnya menemukan dianya kamu.

Dan the last, dia pria bre***** yang pura pura sungguh. Padahal......

Oke Ini lebih miris dari drama korea yang berakhir dengan sad ending. Karna di drama ini, aku bukan hanya ikut merasakan saja tapi benar benar mengalaminya.
***
Terimakasih Allah begitu maha baik. Ia meberiku petunjuk sebelum aku benar benar mengiyakannya. Dan kamu yang masih aku jadikan objek dalam setiap pembicaraanku. Berbahagialah.

Dan kalimat terakhir aku kutip dari dua sahabatku yang berbeda tapi maknanya sama.
"Aku berhak mendapatkan yang lebih baik"


#jumatpagidenganhatiyangmasihtaktaubentuknya
#trimsanu
#trimspiot

  • view 73