Dua tangkai bunga pagi ini

senyuman sijingga
Karya senyuman sijingga Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 22 November 2016
Dua tangkai bunga pagi ini

Kemudian pagi ini dua tangkai bunga kertas yang khas diberi parfume tergeletak diatas meja salah satu  murid “Tasya” yang disenangi oleh murid lain “Andre”. Dengan malu ia tertunduk diam sepintas menatap temannya yang ia kasih bunga sedang menangis dikelilingi teman teman yang lain yang meneriakinya “Cieeeee Cieeee.....!!!”

Betapapun tabunya bagi mereka,hal ini tetaplah manis. Perasaan yang jauh lebih awal dirasakan oleh Andre dibanding murid lain ini wajar saja menurutku. Asal masih dalam tahap pengawasan dan bisa diarahkan. Kita tetap tidak bisa menyalahkan hati. Ini fitrah. Bukan? Hanya saja bagaimana kita menempatkannya,bagaimana kita menyikapinya. Pahami hati mereka kemudian kita arahkan bagaimana sebaiknya menempatkan rasa. Ini mungkin bukan waktu yang tepat untuk mereka. Bukan lagi "mungkin” tapi memang “Bukan”.

“Kita berhak menyayangi siapapun tapi untuk saat ini,cukup sayangnya satu teman ke teman yang lain.yaaaaa.... cukup sayangnya satu saudara ke saudara yang lain,cukup sayangnya satu muslim ke muslim yang lain,sayangnya pun cukup dengan berbuat baik,sering membantu,saling mengasihi,menyontoh sikap baik orang yang kita sayang. Bukan hal hal yang buruk yang membuat kita tidak menjadi lebih baik,itu berarti bukan tanda sayang” bahasaku pelan pelan keluar berbisik pada mereka.

 

 

  • view 276