ECOMMERCE ASING MERAYU PASAR LOKAL DENGAN BAHASA INDONESIA

sigit budi
Karya sigit budi Kategori Teknologi
dipublikasikan 04 Oktober 2016
ECOMMERCE ASING MERAYU PASAR LOKAL DENGAN BAHASA INDONESIA

Indonesia dianggap pasar penting oleh pelaku bisnis online internasional, memang wajar karena Indonesia mempunyai jumlah penduduk no. 5 di dunia, salah satu survey menyebutkan pengguna handphone di Indonesia melebihi populasi. Data terakhir yang dirilis oleh Kemenkominfo, industry eCommerce di Indonesia meningkat secara signifikan, transaksi keuangan dari bisnis online nasional mencapai angka 50 trilyun. Tahun 2016 diperkirakan akan naik pesat, apalagi menjelang libur akhir tahun Natal dan Tahun Baru.

Dengan nilai transaksi yang cukup fantastis, dan jumlah pembelanja online tercata hamper 9 juta membuat Indonesia pasar subur perusahaan eCommerce Internasional. Terbukti , salah satu perusahaan supplier bisnisdropshiping dari Cina secara khusus menyediakan layanan bahasa Indonesia. Tak hanya itu, sejumlah perusahaan riset bisnis online sedang memetakan kondisi pasar Indonesia dengan teliti. Salah satu situs lowongan kerja internasional yang melayani pencari kerja berbasis lokasi sedang mendata perusahaan-perusahaan di Indonesia. Mereka merekrut freelancer – freelancer untuk mendata lokasi kantor perusahaan Indonesia dengan lebih akurat.

Dalam situs bursa freelance internasional, Upwork, sejumlah pebisnis online dari manca negara  sedang gencar mencari tenaga penterjemah dari bahasa Inggris ke Indonesia, bukan sebaliknya. Mau tidak mau agar bisa meraih pasar Indonesia, para pebisnis online mulai belajar bahasa Indonesia. Hebat Indonesia.

Persaingan sengit memperebutkan pasar domestik antara pebisnis lokal dengan pebisnis internasioal sudah mulai terbuka, Indonesia tidak mungkin menutup diri dari serbuan perusahaan eCommerce internasional, namun kita perlu menjaga agar pasar domestic tidak direbut oleh pebisnis online dari luar negeri. Perusahaan – perusahaan start up yang berpotensi perlu mendapat subsidi dari pemerintah agar menjadi raksasa di negeri sendiri, di pasar kita sendiri, seperti marketplace yang mengangkat produk kerajinan tangan lokal, Qlapa.comkarena Indonesia adalah pasar yang empuk untuk dimasuki oleh pemodal dari luar negeri.

Bila pemodal ventura banyak mengalirkan dana ventura bagi start up lokal jangan terus kita girang, mereka berusaha menanam saham jangka panjang, pertimbangan sudah jelas, Indonesia adalah pasar potensial, dalam waktu tidak sampai 5 tahun skala bisnis potensipasar eCommerce di Indonesia yang seksi  akan mengalami kemajuan pesat. Belajar dari Cina, pemerintah Cina tahu negerinya adalah sasaran empuk pebisnis dari luar negeri, agar dapat memproteksi potensi dalam negeri, Cina melakukan perlindungan dan mendorong industry eCommerce domestik mencari pasar ke luar negeri.

Secara sistimatis, Cina melakukan proteksi secara mendasar dengan membuat aplikasi browser sendiri, membuat situs mesin pencari sendiri khusus berbahasa Cina. Eksklusifitas itu dibangun Cina agar pemodal dari luar mengikuti aturan mereka, bila ingin menjual barang masuk ke Cina harus menggunakan aplikasi buatan Cina. Mau tidak mau banyak produsen dari luar menyesuaikannya menginggat potensi ekonomi yang dimiliki oleh negeri Tirai Bambu itu. Semoga kita bisa belajar sampai negeri Cina.

  • view 215

  • sigit budi
    sigit budi
    10 bulan yang lalu.
    terima kasi mas wisnu, semoga lancar kuliahnya

  • Rafi Wisnu
    Rafi Wisnu
    10 bulan yang lalu.
    Menarik bisa jadi pembelajaran materi kuliah

  • Muthmainnah Rati
    Muthmainnah Rati
    10 bulan yang lalu.
    Artikel yang menarik nih ... bisa jadi inspirasi ... Kita sebagai tuan rumah harus punya aturan yang tegas biar tamu-tamu tidak bertingkah semaunya