Penunggang keledai di kota paris

Sofyan Tsauri
Karya Sofyan Tsauri Kategori Agama
dipublikasikan 03 September 2016
Penunggang keledai di kota paris

Jika anda hidup di zaman nabi yang terbiasa menyaksikan orang-orang menunggang kuda ataupun unta, maka akan terasa asing saat melihat orang mengendarai honda.

Pun sebaliknya, anda akan merasa aneh bila masih ada orang  yang menjadikan keledai sebagai tunggangan kemana-mana padahal zaman sudah terlampau modern, dimana transportasi begitu melimpah dan mewah, kemana-mana menjadi gampang dan mudah.

Adalah Wahab asabri khan, seorang penganut wahabi yang akhir-akhir ini fotonya yang sedang menunggang keledai mendadak viral. Tak ada yang salah dari penampilannya, yang menarik dari dia adalah ia mengendarai keledai di tengah keramaian kota Paris saat ia hendak berangkat kerja.

Sejatinya, apa yang ia lakukan tidak ada yang salah, setiap orang bebas melakukan apa saja selagi tidak melanggar hukum, hanya saja alasan yang ia kemukan mengapa ia melakukan itu membuat saya geleng-geleng kepala, ia bilang apa yang ia lakukan adalah upaya untuk menjaga kemurnian ajaran agama agar ia tidak menyerupai orang kafir. Katanya, mobil buatan orang kafir, oleh karenanya jika ia mengendarai atau menumpang mobil maka ia seperti orang kafir. Dalam sebuah hadits diterangkan "Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk kedalam golongan tersebut" 

Selain itu, ia juga berpendapat bahwa zaman nabi mobil itu tidak ada dan apa-apa yang tidak ada dan tidak dilakukan nabi adalah bid'ah. Melakukan bid'ah berarti sesat dan orang yang sesat tempatnya di neraka. Hih serem betul.

Saya tidak hendak menghakimi bahwa ia salah, ia luar biasa, memegang prinsip, memeluk erat ajaran agamanya, namun nampaknya si wahab ini melupakan sesuatu, jika ia ingin betul-betul memurnikan ajaran nabi, seharusnya ia tidak menggunakan tas ransel ataupun sepatu seperti yang ia pakai sebab pada zaman nabi belum ada. Hehehe. Beragama tak hanya tekstual namun juga kontekstual.

Meski begitu, saya tetap mengapresiasi langkah berani yang diambil pria berjenggot lebat ini dibanding teman-teman wahabi lainnya terutama yang berada di Indonesia.

Mereka yang disini (Indonesia) hanya koar-koar tanpa menyontohkan dengan nyata, bilang haram, bid'ah, sesat namun masih tetap menggunakan facebook yang jelas-jelas buatan Yahudi.

Tak jauh berbeda dengan wahabi, HTI pun begitu, kelompok yang ingin menjadikan Indonesia sebagai negara islam ini sering betul koar-koar demokrasi sistem yang salah, kata mereka sistem Khilafah lah yang absolut. Lagi-lagi mereka lupa bahwa mereka bebas mengemukakan pendapat karena demokrasi. Yang lebih lucu lagi, disuruh pindah dari indonesia gamau, bikin negara sendiri emong, lah pengene piye jal? Dasar standar ganda, logical fallacy, otak korslet.

Tapi meski begitu, biarkan sajalah mereka seperti itu, buat lucu-lucuan aja, jangan ditanggapi serius, lah nanti kalo mereka bener-bener hengkang dari NKRI, terus kita mau bully siapa? ISIS? Yaaaa di DOR! mau? Gih. :D

Tabik!

Nb : Thumbnail fotonya wahab asabri khan di Paris

  • view 621